alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mahfud MD: Siapa Pun Pemimpin dan Partainya, Kalau Korupsi Kita Lawan

Ahmad Antoni
Mahfud MD: Siapa Pun Pemimpin dan Partainya, Kalau Korupsi Kita Lawan
Mantan Ketua MK, Mahfud MD saat meyampaikan orasi dalam Apel Kebangsaan di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Minggu (17/3/2019). FOTO/SINDOnews/AHMAD ANTONI

SEMARANG - Masyarakat harus berani melawan segala bentuk praktik korupsi yang dilakukan siapa pun dan apapun partainya. Begitulah seruan yang disampaikan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD saat memberikan orasi dalam Apel Kebangsaan Kita Merah Putih di Lapangan Pancasila, Semarang, Minggu (17/3/2019).

Mahfud menyatakan bahwa Bangsa Indonesia harus dijaga oleh semua elemen, termasuk dari ketidakadilan dan perilaku korup.

"Demi kebenaran, kita harus berani melawan ketidakadilan, siapapun pemimpin dan partainya kalau korupsi kita lawan demi tegaknya NKRI. Kepada siapapun kita lawan, kalau untuk ketidakadilan dan korupsi," kata Mahfud.



Dia menyebutkan, kemiskinan di Indonesia saat ini antara 8%-9%. Sehingga apabila Indonesia tidak merdeka, bisa jadi kemiskinan sampai 100%. Maka diperlukan upaya untuk menjaga kemerdekaan. (Baca juga: Rommy Abaikan Peringatan Mahfud MD)

"Mari kita melawan korupsi dan ketidakadilan. Saat ini kita Apel Kebangsaan Merah Putih, sudah menjadi tugas kita menjaga seluruh Indonesia agar kita betul-betul berwatak dan berjiwa Merah Putih," kata mantan Menteri Perhatanan ini.

Di sisi lain, Mahfud menjelaskan bahwa Apel Kebangsaan menjadi salah satu upaya meningkatkan rasa kebangsaan masyarakat. Oleh karena itu daerah lain juga patut meniru untuk menggelar acara serupa. "Upaya meningkatkan kebangsaan harus dilakukan seperti yang dilakukan di Jateng ini, di seluruh Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Apel Kebangsaan ini sama sekali tidak menyuarakan soal pemilu. Namun tetap ada imbauan agar menjaga kerukunan meski berbeda pilihan politik.

"Yang dikampanyekan bukan Pemilu 2019 tapi mengampanyekan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar utuh. Jangan terpecah hanya karena pemilu, Anda boleh memilih siapa saja," katanya.



(AMM)