alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pusing, Travel Umrah di Yogya Telah Booking Satu Pesawat untuk Maret

Ainun Najib
Pusing, Travel Umrah di Yogya Telah Booking Satu Pesawat untuk Maret
Salah satu travel di Yogyakarta akan memberangkatkan jamaah cukup banyak pada Maret nanti. Bahkan mereka membeli seluruh kursi dalam satu pesawat. FOTO/ILUSTRASI/Dok.SINDOphoto

YOGYAKARTA - Langkah Pemerintah Arab Saudi yang menangguhkan sementara semua perjalanan umrah termasuk kunjungan ke Masjid Nabawi di Madinah mengejutkan semua pihak. Termasuk para pengelola usaha travel dan umrah di Yogya.

Direktur Marketing Tifa Tour Cabang Yogyakarta, Arif Rahman Hakim menyebut sangat terkejut dengan penghentian sementara ini. Selain karena pengumumannya sangat mendadak sejauh ini belum ada temuan suspek corona di Arab Saudi. Kalaupun ada di Timur Tengah, ada di Iran.

"Penghentian umrah ini tentu saja sangat memukul industri travel umrah yang selama ini melayani jamaah umrah dari Indonesia karena terancam kehilangan perputaran uang dari jamaah umrah," katanya. (Baca juga: Izin Umrah Ditangguhkan, Travel di Yogya Tetap Buka Pendaftaran)



Arif juga menyebut keputusan ini tentu sangat mengecewakan para jamaah yang sudah bersiap umrah. "Saya yakin ada ribuan jamaah umrah yang hari ini mungkin sudah berada di bandara keberangkatan, namun harus dibatalkan penerbangannya dan pulang ke rumah masing-masing. Belum lagi yang sudah terbang dan nanti mendarat di Jeddah, apakah masih boleh masuk atau harus kembali, kita belum tahu," katanya.

Mantan anggota DPRD DIY ini menyebut penghentian ini juga diyakini akan memukul industri lain seperti hotel rumah makan dan transportasi di Saudi khususnya di Mekkah dan Madinah, termasuk maskapai Saudi Air. (Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Arab Saudi Resmi Hentikan Izin Umrah)

Khusus untuk Tifa Tour, Arif menyebut untuk jamaah umrah bulan ini semua sudah berangkat, keberangkatan terakhir pada tanggal 25 Februari lalu. "Untuk Februari masih aman, namun untuk keberangkatan Maret masih belum jelas," katanya.

Pada Maret, Tifa Tour memberangkatkan jamaah cukup banyak. Mereka bahkan membeli seluruh kursi dalam satu pesawat. "Kalau dari Yogya tidak banyak, hanya puluhan. Namun secara keseluruhan, keberangkatan jamaah Tifa Tour bulan Maret cukup besar, karena kami membeli semua seat dalam satu pesawat dan penuh," katanya.



(amm)