alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polresta Solo Selidiki Teror Pelemparan Batu Bus Sugeng Rahayu

Ary Wahyu Wibowo
Polresta Solo Selidiki Teror Pelemparan Batu Bus Sugeng Rahayu
Kaca depan Bus Sugeng Rahayu pecah terkena lemparan batu saat diparkir di Terminal Tirtonadi, Solo, Jumat (10/1/2020) siang. Foto/SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo

SOLO - Polresta Solo akan mengecek kasus pelemparan batu yang menimpa 8 Bus Sugeng Rahayu selama dua hari terakhir. Polisi bakal melakukan pengusutan guna mengungkap siapa pelakunya.

Kapolresta Solo Kombes Andi Rifai mengatakan, dirinya akan mengecek ke Satuan Reskrim apakah laporan kasus pelemparan terhadap Bus Sugeng Rahayu sudah masuk atau belum. Jika laporan sudah masuk, maka polisi akan menindaklanjutinya. "Nanti akan cari saksi, barang bukti guna mengungkap pelakunya,” kata Andi Rifai saat dihubungi SINDOnews, Jumat (10/1/2020).

Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Joko Sutriyanto mengimbau, apabila ada kejadian kejadian atau masalah yang menyangkut transportasi umum, terutama bus di jalan, diharapkan segera dilaporkan ke pimpinan atau perusahaan bus yang bersangkutan. Sehingga jangan sampai mengambil tindakan sendiri yang justru membahayakan keselamatan kru bus dan penumpangnya. (Baca juga: Bus Sugeng Rahayu Diteror Aksi Pelemparan Batu)



Kejadian yang menimpa sejumlah Bus Sugeng Rahayu terjadi di jalan di luar terminal. Meski demikian, pihaknya siap melakukan mediasi antara kru dan masyarakat jika terjadi persoalan di jalan. Sementara untuk kasus pelemparan batu terhadap bus, dirinya menyarankan agar dilaporkan ke polisi.

Sebelumnya, sebanyak 8 bus Sugeng Rahayu (Sumber Grup) menjadi korban pelemparan batu di Kota Solo dan wilayah Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, selama dua hari terakhir. Tiga sopir bus mengalami luka di bagian muka akibat terkena pecahan kaca. Aksi pelemparan mulai berlangsung Kamis (9/1/2020) dan Jumat (10/1/2020).

Pelemparan terjadi di kawasan barat Terminal Tirtonadi, Balekambang, Kerten, dan Pabelan, Kartasura, Sukoharjo. "Dari delapan bus yang dilempari batu, lima bus di antaranya kacanya pecah atau retak. Sedangkan tiga lainnya hanya mengenai bodi bus," kata Agus Sri Harjono, mandor Solo Timur Sumber Grup. Dari ciri cirinya, pelaku pelemparan diduga dilakukan oleh orang yang sama.



(amm)