alexametrics
Solo Raya Masih Zona Merah Radikalisme
Solo Raya Masih Zona Merah Radikalisme

Wilayah Solo Raya di Jawa Tengah masih menjadi zona merah paham radikal yang perlu diwaspadai. Faktor sosiologi masyarakat yang lebih terbuka terhadap paham baru, dinilai menjadi penyebab radikalisme masih terus tumbuh.

Awas, Paham Radikal Menyusup ke Pengajian
Awas, Paham Radikal Menyusup ke Pengajian

Paham radikal masih menjadi ancaman di Tanah Air karena gerakannya menyusup ke berbagai kalangan. Bahkan, mereka juga getol hadir di kegiata keagamaan pengajian-pengajian secara totalitas meski tanpa bayaran.

Pemahaman Radikalisme Cenderung Bentuk Penyimpangan Ajaran Agama
Pemahaman Radikalisme Cenderung Bentuk Penyimpangan Ajaran Agama

Upaya untuk menangkal paham radikalisme terus dilakukan. Bahkan kalangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menganggap paham radikalisme ini merupakan bentuk aksi yang cenderung penyimpangan ajaran agama.

Polwan Terkait Terorisme Ditangkap, Ini Cara Polda DIY Bentengi Anggota
Polwan Terkait Terorisme Ditangkap, Ini Cara Polda DIY Bentengi Anggota

Kepolisian Daerah (Polda) DIY telah membentengi anggotanya dari paham radikalisme dan terorisme dengan menerapkan Santiaji Pancasila setiap pekan.

Tujuh Kepala Sekolah di Jateng Terindikasi Radikalisme
Tujuh Kepala Sekolah di Jateng Terindikasi Radikalisme

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menemukan adanya indikasi radikalisme di sejumlah sekolah SMA/SMK/SLB negeri di Jawa Tengah. Dari hasil pemantauannya, setidaknya ada tujuh kepala sekolah yang diduga terindikasi dalam jaringan radikalisme.

Aliansi Masyarakat Salatiga Tolak Paham Radikal Masuk ke Wilayahnya
Aliansi Masyarakat Salatiga Tolak Paham Radikal Masuk ke Wilayahnya

Aliansi Masyarakat Salatiga Cinta Damai menggelar aksi menolak paham radikal di Bundaran Tamansari, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, Jumat (14/6/2019).

Gubernur Ganjar Masih Cium Radikalisme di Kalangan ASN
Gubernur Ganjar Masih Cium Radikalisme di Kalangan ASN

Bibit-bibit radikalisme masih tumbuh subur di Jawa Tengah. Tidak hanya di kalangan masyarakat, sejumlah ASN juga masih ada yang memiliki paham radikal.