alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Parpol Belum Tentukan Arah Koalisi Jelang Pilkada Gunungkidul

Suharjono
Parpol Belum Tentukan Arah Koalisi Jelang Pilkada Gunungkidul
Partai politik di Kabupaten Gunungkidul, DIY hingga saat ini belum bisa menentukan arah koalisi pada Pilkada 2020. FOTO/ILSUTRASI/DOK.SINDOnews

GUNUNGKIDUL - Partai politik di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga saat ini belum bisa menentukan arah koalisi. Masing-masing parpol masih terus melakukan penjajakan sebelum memutuskan langkah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

PAN, partai yang tiga kali menang di Pilkada Gunungkidul juga belum bersikap. Rencana mengusung Immawan Wahyudi, kader senior PAN DIY hingga kini belum jelas. "Kita masih menghitung untuk koalisi. Namun jelas koalisi, karena kami tidak bisa mengusung sendiri," kata Ketua DPD PAN Gunungkidul Arif Setiadi, Minggu (13/10/2019).

Diakui, saat ini ada poros kuat yang bisa mengusung pasangan calon bupati dan calon wakil bupati, yaitu PDIP dan Partai NasDem. Adanya poros ini juga menjadi pertimbangan PAN. Apalagi hingga saat ini belum ada lampu hijau bagi Immawan Wahyudi yang saat ini menjabat Wakil Bupati Gunungkidul.



"Kami melihat peta karena dinamis. Apalagi belum ada sikap resmi terkait nama Immawan Wahyudi. Semua masih cair," ujar Anggota DPRD DIY ini.

Begitu juga dengan Partai Golkar. Partai yang berjaya di era Orde Baru itu juga belum memutuskan berkoalisi dengan satu parpol di Pilkada. Sekretaris DPD Partai Golkar Gunungkidul Heri Nugroho mengaku baru melakukan komunikasi nonformal dengan parpol lain. "Mulai koalisi masih belum jelas, calon bupati dan wakil bupati juga belum jelas," katanya.

Diungkapkan, beberapa nama juga sudah melakukan komunikasi. Di antaranya Mayor Sunaryanto yang saat ini sering disebut bakal maju sebagai calon bupati Gunungkidul dan mendaftar di PDIP. "Namun kita masih akan melihat mekanisme jelas apakah mau gabung PDIP, NasDem atau dengan parpol menengah untuk poros sendiri," katanya.

Di Kabupaten Gunungkidul memang hanya dua parpol yang bisa mengusung pasangan cabup/cawabup. Keduanya adalah PDIP serta NasDem.

Ketua DPC PDIP Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih juga mengaku akan mengajak koalisi parpol lain untuk Pilkada. Meski partai berlambang kepala banteng moncong putih ini memenangkan pemilu legislatif dan bisa mengusung cabup/cawabup sendiri, pihaknya akan terus melakukan komunikasi politik dengan parpol lain.

"Kita berharap ada koalisi besar bersama PDIP untuk memenangkan Pilkada dan membangun Gunungkidul lima tahun ke depan setelah masa kerja Ibu Badingah berakhir," katanya.



(amm)

loading...