alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gelar Kirab Budaya untuk Jaga Kebersamaan Warga

Priyo Setyawan
Gelar Kirab Budaya untuk Jaga Kebersamaan Warga
Warga Cebongan Kidul berebut gunungan yang berisi buah dan sayur saat kirab budaya merti dusun, Kamis (10/10/2019). FOTO/IST

SLEMAN - Warga Cebongan Kidul, Tlogoadi,Mlati, Sleman selama tiga hari, Kamis-Sabtu (10-12/10/2019) menggelar merti dusun. Kegiatan diawali dengan mengirim doa dan tabur bunga kepada para leluruh di makam dusun Cebongan Kidul, Kamis (10/9/2019). Dilanjutkan dengan pengambilan air di tuk (sumber mata air) Kranji sebelah timur Dusun Cebongan Kidul. Air dimasukkan ke dalam kendi selanjutnya dikirab oleh bregodo Bokari mengeliling dusun sejauh lima 5 kilometer.

Dukuh, para ketua RT dan, RW serta potensi kesenian warga juga mengikuti kirab itu. Semua peserta kirab mengenakan busana Jawa. Dua gunungan yang berisi hasil bumi (satu gunungan buah dan satu gunungan sayur) juga ikut dikirab.

Sesampai halaman balai Dusun Cebongan Kidul, kendi yang berisi air dari tuk Kranji diserahkan kepada kepala desa (Kades) Tlogoadi, simbolisasi untuk penanaman pohon buah dan sayur. Sedangkan gunungan buah dan sayur diperebutkan warga.



Dukuh Cebongan Kidul, Supanto mengatakan merti dusun ini bukan hanya sekedar agenda rutin yang diadakan setiap tahun. "Namun yang lebih penting lagi untuk melestarikan budaya dan untuk menjaga kebersamaan warga Dusun Cebongan Kidul untuk membangun desa," kata Supanto, Kamis (10/10/2019) sore.

Supanto menjelaskan untuk rangkaian merti dusun setelah kirab, pada malam harinya dilaksankan kenduri, doa bersama dan kembul bujono makan bersama. Dilanjutkan dengan penampilan kesenian warga. Pada malam hari juga ada pasar kampung yang menyediakan aneka jajanan tradisional dan modern dan spot-spot untuk foto.

“Pasar kampung dan penampilan kesenian itu sampai Sabtu (12/10/2019). Selain itu juga ada senam bersama pada Sabtu (12/10/2019) pagi dan malam harinya ditutup pentas sendratari dan kethoprak,” terangnya.



(nun)

loading...