alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gagal Menikah, Pemuda Sleman Curi Mobil untuk Pindah ke Luar Kota

Priyo Setyawan
Gagal Menikah, Pemuda Sleman Curi Mobil untuk Pindah ke Luar Kota
Petugas Polsek Ngaglik menunjukkan tersangka dan barang bukti saat ungkap kasus di Mapolsek Ngaglik, Senin (7/10/2019). FOTO/SINDOnews/PRIYO SETYAWAN

SLEMAN - Pagar makan tanaman. Peribahasa ini pas untuk menyebut tindakan warga Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman berinisial MH (22). Bagaimana tidak, sudah dipercaya bekerja di toko Kayu daerah Sinduharjo, Ngaglik, dia malah mencuri mobil pikap milik bosnya. Atas perbuatannya, MH harus mendekam di Mapolsek Pakem.

Selain MH, petugas juga mengamankan barang bukti berupa tiga kendaraan bermotor. Masing-masing mobil pikap hasil curian, satu sepeda motor yang dibeli dari uang hasil penjualan mobil curian, serta sepeda motor yang digunakan untuk mencuri mobil milik MH.

Kapolsek Ngaglik, Sleman, Kompol Ali Masud mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (3/10/2019) malam. MH dengan mengunakan sepeda motor matic mendatangi toko kayu, tempatnya bekerja di Sinduharjo, Ngaglik. Dia lalu masuk gudang dengan merusak gerbang toko kayu. Berbekal kunci duplikat, MH kemudian mengambil mobil pikap yang terpakir di garasi toko tersebut beserta STNK-nya.



MH selanjutnya menjual mobil pikap itu melalui media sosial (medsos) Facebook. Untuk menyakinkan pembeli, MH mengatakan, BPKB hilang. Warga Boyolalu, Jawa Tengah ada yang tertarik dengan tawaran itu dan akhirnya membeli mobil Rp19 juta. Transaksi di daerah Maguwoharjo, Depok, Jumat (4/10/2019).

"Pemilik toko kayu, Rahmat Nugroho (50), warga Brintikan, Tirtomartani, Kalasan kemudian melaporkan kejadian itu, Jumat (4/10/2019)," kata Ali Masud, Senin (7/10/2019).

Mendapat laporan itu, petugas kemudian menindaklanjuti dengan meminta keterangan pelapor serta melakukan olah tempat. Dari olah TKP, polisi mengumpulkan data pendukung yang berhubungan dengan kejadian tersebut. "Dari data itu petugas bisa mengamankan MH di Solo, akhir pekan lalu," kata Ali Masud.

Dari pemeriksaan, uang hasil penjualan mobil pikap digunakan MH membeli sepeda motor Honda CBR, membayar uang kos di Solo, dan perabot rumah tangga. MH dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

MH di hadapan petugas mengaku mencuri mobil pikap karena sakit hati sebab kekasihnya yang sudah dipacari delapan tahun tidak mau dinikahi. Uang hasil penjual mobil rencananya digunakan untuk pindah ke Solo. Sebab di Solo dia sudah mendapatkan kerjaaan di tempat pencuian kendaraan bermotor dan mulai kerja Senin (7/10/2019).

"Saya sudah bosan tinggal di Yogya setelah gagal menikah dengan pacar saya," katanya.



(amm)

loading...