alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Januari, Semua Penerbangan Domestik Adisutjipto Pindah ke YIA

Priyo Setyawan
Januari, Semua Penerbangan Domestik Adisutjipto Pindah ke YIA
General Manager AP 1 Yogyakarta Agus Pandu Purnama memberikan keterangan soal operasional YIA di kantor AP 1 Yogyakarta, Senin (7/10/2019). FOTO/SINDOnews/Priyo Setyawan

YOGYAKARTA - General Manager (GM) PT Angkasa Pura 1 Yogyakarta Agus Pandu Purnama menjelaskan mulai pertengan Januari 2020 seluruh penerbangan domestik dari Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta ke berbagai daerah di Indonesia akan dipindahkan ke Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Adapun pemindahan penerbangan internasional ditargetkan April 2020.

"Pemindahan ini karena konstruksi YIA sudah selesai 100% Desember 2019. Sehingga siap untuk penerbangan domestik dan akan diawali pada penyelenggaraan Nataru (Natal dan Tahun Baru)," kata Agus Pandu Purnama di kantor AP 1 Yogyakarta, Jalan Yogya-Solo, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Senin (7/10/2019).

Pandu menjelaskan, alasan pemindahan penerbangan internasional baru dilakukan April, karena masih menunggu setting untuk custom immigration quarantine (CIQ) atau Bea Cukai, Imigrasi dan Karantina. Untuk peralatan imigrasi, karantina, Bea Cukai, AP 1 memberikan waktu dua bulan, sehingga Maret atau awal April sudah siap untuk penerbangan internasional. Jika semua sudah pindah, maka nanti Adisutjipto hanya tinggal penerbangan propeler.



"Saat ini sudah ada 10 flight propeler berbagai tujuan. Bulan April ini insyaAllah ada penambahan flight propeler karena Halim Perdanakusuma, Malang, Banyuwangi, Karimun Jawa, belum ada. Untuk Bandung dan Surabaya sudah ada flight propeler," katanya.

Saat ini, di YIA ada 30 penerbangan dan paling banyak tujuan ke Jakarta. Untuk internasional, baru Malaysia dan Singapura. Untuk maskapai internasional baru exiting untuk mendukung umrah dan pariwisata. Adapun di Bandara Adisutjipto saat ini ada 168 penerbangan.

"Saya mengimbau masyarakat pariwisata untuk memanfaatkan bandara sebaik-baiknya karena kapasitasnya besar. Termasuk kalau ada demand akan dilayani. Untuk penambahan, 2 flight ke Palangkaraya dan Lombok," katanya.



(amm)