alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

26 Klub Internal Tuding Pengalihan Saham Persis Solo Ilegal

Ary Wahyu Wibowo
26 Klub Internal Tuding Pengalihan Saham Persis Solo Ilegal
Koordinator 26 klub internal Persis Solo, L Agus Saparno dan juru bicaranya, Heri Isranto saat memberikan keterangan pers di Balai Persis Solo, Kamis (3/10/2019). FOTO/SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo

SOLO - Internal klub sepak bola Persis Solo memanas. Sebanyak 26 klub anggota internal Persis Solo memprotes penjualan saham PT Persis Solo Saestu dari PT Syahdana Properti Nusantara (SPN) ke Vijaya Fitriasa.

Koordinator 26 klub internal Persis Solo, L Agus Saparno mengatakan, pihaknya menilai penjualan saham dari PT SPN milik Sigid Haryo Wibisono selaku pemilik saham 90% ke ke Vijaya Fitriasa terkesan cacat prosedural.

"Secara faktual memang dapat dikatakan apabila PT Syahdana Properti Nusantara sebagai pemilik saham mayoritas memiliki hak untuk melakukan pemindahan atau penjualan saham kepada perseorangan atau badan hukum lainnya," kata Agus Saparno saat jumpa pers di Balai Persis Solo, Kamis (3/10/2019). (Baca juga: Erick Thohir Serius Ambil Alih Persis Solo)



Namun yang patut dicermati, lanjutnya, apabila hendak melakukan penjualan atau pemindahan saham, maka harus tunduk pada peraturan anggaran dasar dalam UU Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Serta perjanjian perjanjian lain yang telah mendapat persetujuan semua pihak.

Penjualan saham dinilai ilegal dengan mengabaikan forum rapat umum pemegang saham (RUPS). Sementara, klub anggota internal Persis Solo memiliki porsi 10% saham tersisa. Untuk itu, pihaknya akan menempuh jalur hukum.

"Somasi dan langkah hukum akan dilakukan dalam waktu dekat. Kalau somasi tidak ada tanggapan, kami akan menempuh upaya hukum. Sudah disiapkan pengacara dari Solo, pecinta sepak bola juga," ujar juru bicara 26 klub internal Persis Solo, Heri Isranto.

Saat ini, Persis Solo juga tengah diincar oleh pengusaha Erick Thohir. Ia tertarik menjadi bos Persis Solo karena sejarah yang dimiliki. Tim Laskar Sambernyawa, julukan Persis Solo, yang berdiri tahun 1923, pernah tujuh kali juara sepak bola. Terkait persoalan internal di dalam tubuh Persis Solo, Erick Thohir mengaku memilih menunggu proses penyelesaian.



(amm)

loading...