alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sisa Bahan Peledak di Gudang Mako Brimob Sudah Diledakkan

Ahmad Antoni
Sisa Bahan Peledak di Gudang Mako Brimob Sudah Diledakkan
Sisa Bahan Peledak di Gudang Mako Brimob Sudah Diledakkan. Ilustrasi

SEMARANG - Dua minggu pasca meledaknya gudang penyimpanan bahan peledak (handak) di Mako Brimob Srondol, Banyumanik, Semarang, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima laporan hasil olah kejadian tempat perkara (TKP)

Hingga saat ini. pihaknya masih menunggu hasil yang bakal disampaikan oleh Kepala Laboratorium Forensik Jateng yang juga sebagai manager olah TKP. "Perkembangannya (Mako Brimob Srondol) masih kita tunggu laporannya," kata Rycko saat ditemui di Mapolda Jateng, Semarang, Kamis (26/9/2019).

Dia menyebutkan, untuk sisa bahan peledak di Mako Brimob yang berjumlah 16 bahan peledak dari 40 unit sudah berhasil didisposal (diledakkan) di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang. "Dari 40 bahan peledak, 24 yang meledak. Sisanya sudah diledakkan di Ungaran," ungkapnya.



Kapolda menerangkan, selain di Mako Brimob Srondol Banyumanik, bahan-bahan peledak temuan masyarakat di wilayah Jawa Tengah juga disimpan di lima tempat lain. Di antaranya, dua tempat Mako Brimob dan tiga tempat di Polres maupun Polrestabes.

“Ke semua bahan peledak yang ada, masih terus diupayakan peledakan secara berkala (disposal). Itu memerlukan waktu yang lumayan panjang mengingat sejumlah alat untuk meledakkan perlu dilakukan pengadaan,” ujarnya.

Mantan Gubernur Akpol itu menambahkan, keenam handak berada di Polrestabes dan Batalyon Brimob. Saat ini sedang diajukan lagi dan sudah dilakukan supervisi oleh Korbrimob terkait tempat penyimpanannya.

“Untuk proses disposal memerlukan waktu mulai dari pengadaan bahan peledak untuk meledakkan. Karena itu barang berbahaya. Meledakkanya dengan bahan peledak, harus mempunyai nilai kemampuan tinggi. Sekali ledakkan harus sukses. Dan diuji oleh ahlinya uji bom,” jelasnya.



(mif)

loading...