alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

287 Mahasiswa Jateng Siap Berjibaku di Pomnas Jakarta

Ahmad Antoni
287 Mahasiswa Jateng Siap Berjibaku di Pomnas Jakarta
287 Mahasiswa Jateng Siap Berjibaku di Pomnas Jakarta. Foto/IST

SEMARANG - Sebanyak 287 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah siap bertanding dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVI di Jakarta. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap semua atlet dapat mengukir prestasi terbaik dalam ajang dua tahunan itu.

Ganjar mengatakan, hasil Pomnas dua tahun lalu kurang menggembirakan. Jateng berada pada urutan keempat setelah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

“Kalau sama DKI dan Jabar kita kalah ya wajarlah, tapi kalau sama Sulsel ya harusnya jangan. Pada event tahun ini, harus lebih baik. Paling tidak jadi juara tiga,” kata Ganjar, saat melepas kontingen Pomnas Jateng, Senin (16/9/2019),



Gubernur meminta agar Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng juga berpikir keras untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya. Selain penjaringan dan pembinaan atlet, penggunaan teknologi dirasa sangat penting guna meningkatkan kualitas atlet.

“Saya rasa sekarang teknologi penting, karena dengan teknologi, semua dapat diukur. Misalnya atletik, berapa kalori yang dibutuhkan, berapa proteinnya dan latihan apa yang paling baik. Negara maju lainnya sudah menggunakan teknologi itu, kita masih belum,” tegasnya.

Orang nomor satu di Jawa Tengah ini juga mendorong agar keduanya menyiapkan sistem informasi olahraga yang baik. Dengan sistem informasi itu, maka dapat dipetakan berapa banyak atlet dan pelatih di Jawa Tengah, cabang olahraga apa saja yang berprestasi serta mana yang perlu didorong sebagai cabor andalan.

“Politik olahraga itu penting untuk memetakan program ke depan. Jadi memang harus ada prioritas, mana cabor yang berpotensi berprestasi harus didorong, sambil cabor lain juga diperhatikan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Jateng, Abdurrahman mengatakan, Pomnas merupakan ajang multievent olahraga tingkat perguruan tinggi nasional. Ajang ini merupakan kegiatan rutin dua tahun sekali.

“Tahun ini kami mengirimkan 287 atlet yang mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Ada 19 cabor yang dilombakan dalam ajang itu,” kata dia.

Abdurrahman menargetkan, dalam Pomnas tahun ini Jawa Tengah dapat memperbaiki peringkat nasional. Setelah dua tahun lalu hanya duduk di peringkat keempat, tahun ini ia menargetkan lebih baik dari itu.

“Tahun 2015 Jateng pernah juara ketiga, lalu 2017 turun ke peringkat empat. Tahun ini kami optimis akan lebih baik lagi,” pungkasnya.



(mif)

loading...