alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Desakan Memundurkan Haryadi Tak Digubris, Kantor Golkar DIY Dipasangi Spanduk

Suharjono
Desakan Memundurkan Haryadi Tak Digubris, Kantor Golkar DIY Dipasangi Spanduk
Desakan Memundurkan Haryadi Tak Digubris, Kantor Golkar DIY Dipasangi Spanduk. Foto/SINDOnews/Suharjono

YOGYAKARTA - Pemandangan berbeda terlihat di Kantor DPD Golkar DIY pagi ini. Sebuah spanduk bertuliskan tentukan sikapmu terpampang di sudut kantor yang berada di Jalan Jenderal Sudirman 58, Kotabaru Yogyakarta tersebut.

Spanduk tersebut merupakan kelanjutan aksi protes dari Persaudaraan Pemuda Golkar (PPG). Setelah aksi mereka dengan mengirimkan surat ke DPD Golkar terkait desakan meminta Ketua DPD Golkar DIY Haryadi Suyuti mundur, para pemuda Golkar tidak tinggal diam.

Mereka terus menyuarakan tuntutan kepada Walikota Yogyakarta tersebut segera mundur. "Spanduk itu bentuk protes lanjutan kami, setelah kita sempat mengundang kawan media saat mau mengirimkan surat desakan beberapa waktu lalu, namun tidak digubris," terang koordinator PPG Hasan Syaifullah kepada wartawan Senin (16/9/2019).



Dijelaskannya menanggapi pernyataan Haryadi Suyuti di media massa terkait desakan yang dilakukan PPG, dia menganggap hal tersebut naif dan lucu. "Dia telah gagal menahkodai Golkar DIY, suara Golkar turun di Pemilu, belum lagi seringnya dia tidak hadir di acara acara penting partai. Ini catatan bagi Ketua DPD Golkar kita, mosok mau dipertahankan," imbuhnya.

Untuk itu dia berharap Haryadi Suyuti bisa legawa dan turun dari jabatan tersebut. Ini lantaran ke depan Golkar harus bekerja keras menghadapi pemiilhan kepala daerah di tiga kabupaten di DIY. "Silahkan pak Haryadi fokus menjadi wali kota saja," tegasnya.

Beberapa waktu lalu, Haryadi enggan menanggapi serius desakan dari pemuda Golkar tersebut. Haryadi mengaku sebagai kader, dia memahami ada aturan di internal partai. Untuk itu dia akan mengikuti seluruh mekanisme internal Golkar.

“Kalau dinilai tidak berkontribusi, harus dilihat dulu indikatornya apa, yang jelas saya ikuti mekanisme di partai," katanya.



(mif)

loading...