alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pengusaha Katering Siap Maju Calon Wakil Wali Kota Solo

Ary Wahyu Wibowo
Pengusaha Katering Siap Maju Calon Wakil Wali Kota Solo
Catur Dewi Puspita Retno, pengusaha katering asal Solo yang siap maju menjadi Calon Wakil Wali Kota Solo. FOTO/SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo

SOLO - Bursa Bakal Calon Walikota dan Wakil Wali Kota Solo dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 makin dinamis. Setelah nama putera Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka sebagai tokoh yang memiliki popularitas, aseptabalitas, dan elektabilitas tinggi untuk diusung sebagai calon Walikota, kini giliran muncul nama yang siap diusung sebagai Calon Wakil Wali Kota.

Kandidat yang siap maju sebagai Calon Wakil Wali Kota dalam Pilkada Solo adalah Catur Dewi Puspita Retno, salah satu kader PPP. Perempuan yang akrab disapa Retno itu merupakan pengusaha katering asli kelahiran Solo. Bahkan, perempuan yang tinggal di Kampung Pajangan RT 03 RW 12 Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo ini juga telah menyiapkan finansial jika nanti benar benar diusung. “Saya siap dipasangkan dengan siapapun nanti Calon wakil Wali kotanya,” kata Retno, Jumat (30/8/2019).

Termasuk nama nama yang telah santer beredar. Seperti Achmad Purnomo (Wakil Wali Kota Solo), atau Gibran Rakabuming Raka. Dirinya bisa membayangkan berapa finansial yang harus dikeluarkan jika nantinya benar benar maju dalam Pilkada. Sebab saat pemilu 2019 lalu, dirinya juga maju sebagai calon legislatif (caleg) namun gagal meraih kursi. Tak hanya mengandalkan finansial, perempuan yang memiliki tiga anak ini juga telah menyiapkan visi misi sebagai kandidat.



Sementara, keinginannya untuk maju dalam Pilkada Solo karena keprihatinan yang mendalam atas kondisi masyarakat, seperti kesehatan dan pendidikan. “Saya sering menjumpai ada yang mengalami sakit tapi kesulitan berobat karena kamar penuh. Atau tidak bisa membayar obat,” ungkap perempuan kelahiran 15 Mei 1969 tersebut. Dirinya ingin turun tangan membantu dengan membuat kebijakan kebijakan yang bisa dibuat oleh kepala daerah.

Bidang pendidikan dan kesehatan yang menjadi salah satu fokus perhatian. Untuk memuluskan rencana majunya Retno, komunikasi dengan sejumlah partai politik telah dilakukan. Mulai dari partai yang memiliki kursi di DPRD Solo maupun yang tidak memiliki kursi. “Ada empat partai yang sudah kami komunikasikan. Dua sudah welcome, dan dua lainnya masih menjajakan dan dikomunikasikan dengan internal partainya,” timpal Trisanjaya, kader PPP yang turut mendampingi.



(nun)

loading...