alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

UNY Tambah Satu Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan

Priyo Setyawan
UNY Tambah Satu Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan
Dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNY Lantip Diat Prasojo saat membacakan pidato pengukuhan guru besar. FOTO/IST

YOGYAKARTA - Jumlah guru besar yang dimiliki Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada tahun 2019 ini kembali bertambah. Rabu (21/8/2019), dosen Fakultas Ilmu Pendidikan UNY, Lantip Diat Prasojo dikukuhan sebagai Guru Besar dalam Bidang Manajemen Pendidikan.

Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rapat terbuka senat di ruang sidang rektorat, UNY. Rektor UNY Sutrisno Wibowo memimpin langsung acara tersebut. Lantip Diat Prasojo merupakan guru besar ke 142 yang dimiliki UNY.

Lantip Diat Prasojo menyampaikan pidato berjudul Sistem Pakar Dalam Revolusi Manajemen Pendidikan menyoroti tentang tantangan Pendidikan di era revolusi industri 4.0. Di antaranya insan pendidikan harus secepat mungkin memahami dan mengaplikasikan kemajuan tersebut, sehingga selalu upadate.



“Untuk itu, dalam menghadapi revoluasi itusolusinya melalui sistem pakar dalam revolusi manajemen pendidikan,” terangnya.

Lantif menjelaskan, sistem pakar dalam revolusi manajemen pendidikan sendiri merupakan suatu sistem komputer yang berusaha memberikan prediksi formulasi model revolusi manajemen pendidikan. Caranya dengan meniru logika berpikir dan bernalar para pakar dalam menyelesaikan suatu permasalahan manajemen pendidikan.

“Sistem Pakar ini pada dasarnya merupakan program komputer yang bekerja seperti halnya seorang pakar. Sistem ini memiliki kemampuan untuk memberikan penjelasan kepada pemakai tentang prediksi formulasi model revolusi manajemen pendidikan dan solusi yang diberikan di masa depan,” jelasnya.

Rektor UNY Sutrisno Wibowo mengatakan dengan bertambahnya guru besar tersebut bukan hanya untuk meningkatkan kualitas UNY, baik dari sisi akademis maupun lulusannya, namun juga untuk mendukung UNY menuju world class university (universitas berkelas dunia).

"UNY sendiri secara peringkat menargetkan dapat menembus jajaran 500 top perguruan tinggi dunia," ungkapnya.



(nun)

loading...