alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bidan Cantik Ini Jadi Anggota DPRD Termuda di Banyumas

Saladin Ayyubi
Bidan Cantik Ini Jadi Anggota DPRD Termuda di Banyumas
Alfiatun Khasanah, anggota Dewan termuda Kabupaten Banyumas. FOTO/iNews.TV/Saladin Ayyubi

PURWOKERTO - Di antara 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah periode 2019-2024 yang resmi dilantik, Selasa (20/8/2019), ada sosok yang menarik perhatian wartawan.

Sosok itu adalah Alfiatun Khasanah yang kini baru menginjak usia 24 tahun tersebut merupakan anggota DPRD Kabupaten Banyumas termuda.

Ingin mengubah paradigma generasi muda terhadap dunia politik, inilah yang jadi alasan Alfiatun memutuskan maju dalam kontestasi Pilkada 2019. Dia terjun menjadi politisi karena sebagian besar generasi milenial enggan terlibat dalam dunia politik, menurutnya.



"Untuk anak muda, jangan takut berpolitik, mungkin menurut kalangan anak muda politik itu serem," kata Alfiatun, anggota DPRD dari Partai Gerindra ini seusai pelantikan di gedung DPRD Banyumas di Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (20/8).

Alfiatun menambahkan, dengan berpolitik dia bisa ikut menentukan kebijakan pemerintah. "Tanpa kita sadari, harga bahan pokok, tarif listrik dan lainnya tidak terlepas dari proses politik," lanjut Alfiatun.

Alfiatun sendiri adalah seorang bidan warga Desa Pasir Kulon Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Dia juga cukup lama berkecimpung dalam dunia kecantikan tata rias.

Sebagai generasi milenial, Alfiatun mengatakan dia akan berupaya memperjuangkan permasalahan yang dihadapi para generasi muda saat ini, diantaranya masih banyak generasi muda yang belum mendapatkan pekerjaan yang layak.

"Saya akan menjalankan semaksimal mungkin sesuai dengan tupoksi anggota Dewan. Mungkin sekarang banyak sekali generasi milenial yang masih pengangguran, saya akan berusaha menjembatani atau menjadi penyambung lidah," pungkasnya.

Pelantikan anggota DPRD ini sendiri dilakukan ditengah ramainya perbincangan di media sosial tentang kunjungan ke luar provinsi yang sering dilakukan anggota Dewan dan dinilai tidak efisiensi anggaran. Kini masyarakat Banyumas hanya bisa berharap kinerja yang lebih baik dari anggota dewan yang baru pernah menduduki kursi Dewan saat ini.



(nun)

loading...