alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dongkrak Pariwisata Butuh Libatkan Budaya Lokal

Suharjono
Dongkrak Pariwisata Butuh Libatkan Budaya Lokal
Direktur Warisan dan Diplomasi Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nadjamudin Ramly (dua dari kiri) bersama Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi (tiga dari kiri) saat seminar nasional. FOTO/SINDOnews/Suharjono

GUNUNGKIDUL - Potensi wisata Gunungkidul seperti keindahan alam pantai harus diikuti dengan upaya mengangkat budaya. Dengan pengemasan, penataan dan pementasan budaya, diyakini akan mendongkrak kunjungan wisata.

Direktur Warisan dan Diplomasi Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nadjamudin Ramly mengungkapkan, kebudayaan dan pariwisata memiliki kaitan yang erat. Apalagi bangsa Indonesia memiliki banyak budaya lokal.

"Bagaimana mengemas budaya lokal ini menjadi sebuah tontonan dan tuntunan yang menarik wisatawan. Karena ini bisa mendongkrak kunjungan wisata," ungkapnya saat menjadi pembicara dalam Seminar Nasional Mengelola Budaya Lokal untuk Kesejahteraan Masyarakat di Gedung Pemkab Gunungkidul di Wonosari, Rabu (14 /8 /2019).



Dijelaskannya, sudah saatnya antara Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata melakukan koordinasi. Banyaknya potensi budaya lokal, bisa menjadi tontonan sekaligus tuntutan dan mampu menjadi daya tarik tambahan pariwisata.

"Omong kosong bicara pariwisata tanpa melibatkan budaya. Kita kaya akan budaya lokal, tinggal bagaimana mengemasnya," katanya.

Nadjamudin melanjutkan, dengan adanya dana keistimewaan semestinya bisa menjadikan gairah bagi pelaku budaya dan masyarakat. Setidaknya setiap tahun ada festival yang dimulai sejak dari desa kemudian kecamatan dan puncaknya di Kabupaten.

"Hari jadi bisa jadi momentum. Mulai tahun depan (2020) kami akan kirimkan kurator kurator ke Gunungkidul untuk mendesain sehingga pertunjukan budaya menjadi menarik," janjinya.

Sementara Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan, potensi pariwisata Gunungkidul menjadi potensi utama. Hal ini seiring dengan pesatnya perkembangan pariwisata di DIY.

"Gagasan kolaborasi pariwisata dan budaya memang sangat penting. Dengan Demikian wisatawan datang ke Gunungkidul selain menikmati alam juga budaya lokal," katanya.

Dia kemudian menyebut beberapa budaya lokal seperti tradisi rasulan, nyadran,seni tayub dan rinding gumbeng masih banyak ditemui di masyarakat. "Memang kita masih membutuhkan sentuhan kreasi. Kita berterima kasih apabila pemerintah pusat akan membantu dengan kurator-kurator handal untuk mengemas pertunjukan budaya sehingga menarik wisatawan," ulasnya.



(nun)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif