alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

1.404 Calon Jamaah Haji Sleman Dilepas ke Tanah Suci

Priyo Setyawan
1.404 Calon Jamaah Haji Sleman Dilepas ke Tanah Suci
Calon jamaah haji (CJH) Sleman menuju ke asrama haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah usai pelepasan di masjid Agung, Sleman, Minggu (14/7/2019).

SLEMAN - Sebanyak 1.404 calon jamaah haji (CJH) Sleman yang tergabung dalam enam kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 25 SOC, 199 CJH, kloter 26 SOC, 351 CJH, kloter 27 SOC, 353 CJH, kloter 28 SOC, 352 CJH, kloter 29 SOC, 53 CJH dan kloter 97 SOC, 176 mulai diberangkatkan ke tanah suci secara bertahap, mulai Sabtu (13/7/2019) sampai Senin (15/7/2019).

Mereka di lepas dari masjid Agung Sleman menuju ke asrama haji Donohudan, Boyolali, sebelum terbang ke Arab Saudi. Diwali Kloter 25 SOC, Sabtu (13/7/2019) kemudian kloter 26 SOC, 27 SOC dan 28 SOC, Minggu (14/7/2019) serta terakhir kloter 29 SOC dan 97 SOC, Senin (15/7/2019).

Mereka dilepas pimpinan forkompinda Sleman. Seperti Kloter 25 SOC dilepas pimpinan DPRD Sleman dan kloter 26 SOC dilepas wakil bupati Sleman serta kloter 27 dijadwalkan akan dilepas bupati Sleman Sri Purnomo.



Wakil bupati Sleman Sri Muslimatun saat melepas CJH kloter 26 SOC berpesaan agar seluruh jamaah dapat memanfaatkan kesempatan berhaji dengan niatan hanya untuk beribadah kepada Allah semata.

“Jangan sampai ibadah haji ini ternodai oleh niatan-niatan lain seperti untuk mendapatkan gelar haji atau untuk menaikkan status sosial di masyarakat,” katanya saat melepas CJH Sleman kloter 26 SOC, di masjid Agung Sleman, Minggu (14/7/2019).

Selain itu seluruh jamaah juga diminta menjaga nama baik Indonesia dan Sleman. Diantaranya dengan mematuhi jadwal maupun aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Ini penting, sebab para jamaah merupakan duta bangsa Indonesia, ternasuk menjaga kesehatannya.

“Para jamaah harus selalu menjaga kelembaban, dengan selalu disiplin minum yang cukup, mengingat perbedaan suhu dan iklim yang berbeda dengan Indonesia,” tandasnya.

Kabag Kesra Pemkab Sleman Iriansya menambahkan, untuk kepulangan JCH Sleman itu mulai 26 Agustus hingga 15 September 2019. Sama halnya saat keberangkatan untuk kepulangan mereka juga akan dipusatkan di masjid Agung Sleman.

Mereka di lepas dari masjid Agung Sleman menuju ke asrama haji Donohudan, Boyolali, sebelum terbang ke Arab Saudi. Diwali Kloter 25 SOC, Sabtu (13/7/2019) kemudian kloter 26 SOC, 27 SOC dan 28 SOC, Minggu (14/7/2019) serta terakhir kloter 29 SOC dan 97 SOC, Senin (15/7/2019).

Mereka dilepas pimpinan forkompinda Sleman. Seperti Kloter 25 SOC dilepas pimpinan DPRD Sleman dan kloter 26 SOC dilepas wakil bupati Sleman serta kloter 27 dijadwalkan akan dilepas bupati Sleman Sri Purnomo.

Wakil bupati Sleman Sri Muslimatun saat melepas CJH kloter 26 SOC berpesaan agar seluruh jamaah dapat memanfaatkan kesempatan berhaji dengan niatan hanya untuk beribadah kepada Allah semata.

“Jangan sampai ibadah haji ini ternodai oleh niatan-niatan lain seperti untuk mendapatkan gelar haji atau untuk menaikkan status sosial di masyarakat,” katanya saat melepas CJH Sleman kloter 26 SOC, di masjid Agung Sleman, Minggu (14/7/2019).

Selain itu seluruh jamaah juga diminta menjaga nama baik Indonesia dan Sleman. Diantaranya dengan mematuhi jadwal maupun aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Ini penting, sebab para jamaah merupakan duta bangsa Indonesia, ternasuk menjaga kesehatannya.

“Para jamaah harus selalu menjaga kelembaban, dengan selalu disiplin minum yang cukup, mengingat perbedaan suhu dan iklim yang berbeda dengan Indonesia,” tandasnya.

Kabag Kesra Pemkab Sleman Iriansya menambahkan, untuk kepulangan JCH Sleman itu mulai 26 Agustus hingga 15 September 2019. Sama halnya saat keberangkatan untuk kepulangan mereka juga akan dipusatkan di masjid Agung Sleman.



(mif)

loading...