alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Janji Palsu Pelaku Bayar Utang dan Nikahi Korban Mutilasi di Banyumas

Taufik Budi
Janji Palsu Pelaku Bayar Utang dan Nikahi Korban Mutilasi di Banyumas
Petugas saat melakukan evakuasi korban mutilasi di Banyumas. FOTO/IST

BANYUMAS - Polisi masih mendalami kasus pembunuhan disertai mutilasi seorang perempuan yang jenazahnya ditemukan di Watuagung Banyumas Jawa Tengah. Pelaku yang baru saja ditangkap kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun, melalui penyidik Ipda Rizki Wicaksono, mengatakan, tersangka pelaku mutilasi, Deni Riyanto (37), nekat membunuh KW (51) karena minta dinikahi. Padahal pelaku dan korban masing-masing telah berkeluarga.

Selain itu, pelaku juga kebingungan membayar utang kepada korban yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah. Pelaku yang merupakan residivis itu kemudian membuat skenario untuk memperdaya korban.



"Jadi mereka (pelaku dan korban) janjian untuk bertemu. Mereka punya hubungan gelap, sebelumnya juga sudah sering ketemu," kata Bambang, Jumat (12/7/2019).(Baca juga : Korban Mutilasi di Banyumas Diduga ASN Kantor Kemenag Bandung)

"Kalau kemarin itu motifnya (bertemu) terkait dia (pelaku) akan mengembalikan uang ke korban. Dia seolah-olah mau ambil gaji ke Jakarta. Padahal itu hanya akal-akalan pelaku saja," tambahnya.

Padahal sebenarnya, pelaku yang tercatat sebagai warga Banyumas langsung berangkat ke Bandung dengan menaiki bus. Pelaku meyakinkan telah membawa uang untuk dibayarkan ke korban. Hingga keduanya sepakat bertemu di suatu tempat di Bandung.

"Akhirnya mereka ketemuan di Bandung, satu tempat di Bandung. Baru kemudian mereka jalan-jalan dulu, hingga ke arah Bogor," terangnya.

Korban yang tak menyadari maut telah mengintai, hanya bisa menuruti keinginan pelaku. Terlebih, yang mengajak pergi adalah kekasih gelapnya yang akan segera menikahi sekaligus membayar utang.

"Kemudian dilakukan eksekusi (membunuh korban) di sekitar Bogor," ucapnya.

Setelah membunuh korban, pelaku kembali kebingungan. Dia lantas memasukkan jenazah korban ke mobil dan melaju ke Banyumas. Jenazah itu lantas dimutilasi dan dibuang di dua lokasi yakni Watuagung Banyumas dan Gombong Kebumen.

Kasus pembunuhan sadis tersebut mulai terbongkar, saat warga menemukan potongan tubuh manusia di selokan air tengah hutan pinus di Watuagung Banyumas pada Senin 8 Juli petang. Mirisnya, potongan tubuh berupa kepala dan tangan itu telah gosong akibat dibakar.



(nun)

loading...