alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

GKR Hemas Yakin DPD 2019-2024 Makin Berkualitas

Ainun Najib
GKR Hemas Yakin DPD 2019-2024 Makin Berkualitas
Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas meyakini anggota DPD RI periode 2019-2024 makin berkualitas. Foto/SINDOphoto

YOGYAKARTA - Profil anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2019-2024 diyakini makin berkualitas. Selain diisi banyak orang muda, hampir sebagian besar di antara mereka adalah orang yang berpengalaman dalam bidang politik.

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menyebut komposisi anggota DPD terpilih saat ini adalah 70% orang muda, 30% perempuan dan sekitar 80% di antaranya punya pengalaman politik.“Itu jelas menggambarkan kualitas,” tegasnya dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Jumat (5/7/2019).

Permaisuri Raja Keraton Yogyakarta ini juga menilai adanya keseimbangan kualitas anggota dari daerah Indonesia Timur, Tengah dan Barat. “Berkualitas semua, termasuk yang muda. Bahkan, yang paling muda pun punya pendidikan yang tinggi dan pengalaman profesional yang bagus,” terangnya.



Kondisi itu menurut Hemas memberi harapan baru bagi DPD RI. Dengan kualitas anggota yang lebih baik, tentu saja fungsi-fungsi dapat dijalankan dengan lebih baik sehingga tujuan utama mewakili kepentingan daerah di parlemen dapat dilakukan dengan maksimal.

Melihat profil anggota baru tersebut, Hemas optimistis kualitas lembaganya akan lebih baik dan memberi daerah hasil yang lebih baik pula. “Kita akan melihat aksi-aksi legislasi yang menarik dan bermanfaat ke depan,” terangnya.

GKR Hemas terpilih untuk keempat kalinya sebagai anggota DPD RI. Pada periode pertama menjadi anggota lembaga tersebut, pada 2004-2009 GKR Hemas memperoleh prosentase suara tertinggi se-Indonesia. Dalam 4 kali Pileg DPD selanjutnya, GKR Hemas selalu memperoleh suara tertinggi.

Pada periode pertama, GKR Hemas mengusulkan perubahan kelima UUD 1945. Sdaat itu nmanya langsung meroket. Menurutnya amendeman UUD 1945 diperlukan untuk memperkuat kewenangan DPD agar lebih bermanfaat bagi daerah.

Dua periode berikutnya, dia duduk sebagai wakil ketua lembaga tersebut. Selama kepemimpinannya itu, DPD menghasilkan kuantitas keputusan lebih banyak dibanding periode saat ini. Periode 2009-2014, misalnya, dihasilkan 319 Keputusan.

Demikian pula segi kualitas keputusan yang dihasilkan, pada masa kepemimpinannya terwujud UU Kelautan, UU Desa, yang manfaatnya dirasakan daerah.



(nun)

loading...