alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Curug Bulu Damar, Wisata Alam Air Terjun yang Masih Perawan

Suryono Sukarno
Curug Bulu Damar, Wisata Alam Air Terjun yang Masih Perawan
Seorang pengunjung menikmati makan siang di pinggir air terjun Curug Bulu Damar di Kabupaten Pekalongan,Jateng. FOTO/iNews/Suryono Sukarno

PEKALONGAN - Keindahan alam Nusantara seakan tak pernah habis untuk di nikmati. Bagi anda penyuka tantangan dan penjelajah alam, maka ada satu lokasi wisata yang bisa menjadi tujuan untuk dicoba.

Wahana wisata yang masih asli air terjun bernama Curug Bulu Damar di Desa Pungangan, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Keindahan alam di sini benar- benar masih alami.

Untuk menuju lokasi harus jalan kaki sekitar satu jam, melewati hutan perawan yang belum pernah terjamah manusia. Jalan nauk turun cukup licin bahkan dipenuhi semak serta pepohonan sehingga harus membawa parang untuk membuka jalan.



Sesampai di Curug Bulu Damar, maka perjalanan yang melelahkan terbayar lunas. Keindahan air terjun terpampang nyata. Keistimewaan alamnya masih asli nan asri, air sangat jernih, sejuk berada di tengah hutan dengan banyak batuan disetai cekungan atau ceruk.

“Ini lokasi wisata yang sangat indah dan memang belum banyak diketahui orang, untuk jalan kesini merupakan sensasi tersendiri, melawati hutan, bebatuan, hutan bambu serta masih banyak satwa seperti burung, kera juga kadang babi hutan bahkan karimau kumbang," jelas Eko Ahmadi tokoh masyarakat yang membuka lokasi wisata ini.

Wisatawan bisa menikmati dengan swa foto, atau sekedar duduk- duduk. Selain itu juga bisa mandi namun harus hati- hati karena aliran air terjun setinggi 50 meter cukup deras. Di bawah air terjun ada kolam atau kedung sekitar 500 persegi dengan kedalaman 1,5 sampai berkisar 2 meter. Ditempat ini juga bisa menyusur sungai yang berkelok- kelok dengan disuguhi pemandangan alam yang luar biasa indah.

Lokasi wisata ini memang masih baru dan belum dibuka sehingga belum banyak diketahui orang. Wisata merupakan kawasan hutan milik perhutan dan dikelola oleh pemuda warga desa Pungangan kecamatan Doro.

Ahmad Rifai, pemuda pengelola wisata menyebutkan, lokasi ini akan dijadikan tempat wisata alam dengan mempertahankan kondisi masih alami.

“Lokasi ini akan dipertahankan masih alami, kita akan membersihan lokasi dan membuat jalan agar tidak terlalu terjal atau licin , sehingga pengunjung bisa nyaman namun tetap bisa menikmati sensasi melintasi hutan,“ jelas Ahmad Rifai.

Ditempat ini akan disuguhi panorama alam yang memanjakan mata, kebun kopi, sayuran, sawah, pepohonan, perbukitan yang indah di sepanjang jalan.

Lokasi wisata ini berada sekitar 40 Km dari jalan pantura pekalongan arah selatan. Kekurangan wisata ini, jalan menuju ke tkp kecil hanya cukup untuk satu mobil, sehingga haru hati-hati, karena pinggir jalannya jurang cukup dalam.

Sepanjang jalan banyak melalui pemandangan bukit-bukit juga hutan dan sungguh memanjakan mata kita. Bagi anda yang belum ada agenda wisata, sangat direkomendasikan kesini bersama sahabat atau keluarga.



(nun)

loading...