alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

44 Negara Siap Ikuti Kejuaraan Tenis Meja Asia di Yogyakarta

Priyo Setyawan
44 Negara Siap Ikuti Kejuaraan Tenis Meja Asia di Yogyakarta
Ketua PTMSI Komjen Pol (Purn) Oegroseno memberikan keterangan soal kejuaraan tenis meja Asia ke-24 di Yogyakarta, Rabu (26/6/2019). FOTO/SINDOnews/PRIYO SETYAWAN

YOGYAKARTA - Indonesia tahun ini menjadi tuan rumah kejuaraan tenis meja Asia ke-24. Kejuaraan bertajuk SSP 24TH ITTF Asia Table Tenis Championships tersebut akan digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, 12-22 September 2019.

Sebanyak 44 negara Asia yang tergabung dalam Asia Table Tenis Union (ATTU) dengan 500 atlet diperkirakan mengikuti kejuaraan itu. Negara-negara itu dibagi menjadi dua divisi, yaitu divisi I dan Championship. Divisi Championship diisi oleh China, Korea Selatan, Jepang, Korea Utara, India, dan Singapura. Sementara, Divisi I berisi negara-negara yang tidak masuk Divisi Champions. Indonesia masuk dalam divisi ini.

Ketua Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Komjen Pol (Purn) Orgroseno mengatakan, kejuaraan ini bukan hanya untuk mengetahui sejauh mana pembinaan atlet tenis meja Indonesia, tapi juga untuk menjadikan tenis meja menjadi salah satu olahraga yang digemari
dan banyak ditonton oleh masyarakat, termasuk menorehkan prestasi.



"Karena itu akan terus kita sosialiasikan kegiatan ini," kata mantan Wakapolri ini.

Oegroseno menjelaskan hal ini penting, sebab prestasi tenis meja masih kalah bersaing dengan negara lain. Karena itu ajang ini berfungsi untuk mencoba formasi baru, dengan menurunkan atlet tenis meja U-18. PTMSI saat ini sedang melakukan seleksi untuk 16 petenis meja.

"Dari jumlah itu akan dipilih 8 atlet tenis meja, 4 putra dan 4 putri)," katanya.

Menurut Oegroseno, peta kekuatan tenis meja di Asia masih didominasi China, Jepang, Korea Selatan, Korea Utara, India, dan Singapura. Lewat ajang ini diharapkan dapat menempa para petenis meja Tanah Air untuk menimba pengalaman, mengasah jam terbang sekaligus memasyarakatkan olahraga tenis meja.

Ketua Penyelenggara Kejuaraan Tenis Meja Asia ke-24, Muchlis Marliono menambahkan, kejuaraan ini dibagi Divisi 1 dan Divisi Championship. Divisi I akan memperebutkan dua tiket ke Divisi Championship, sedangkan Divisi Championship akan memperebutkan juara Asia. Dua terbawah dari Divisi Championship akan terdegradasi ke Divisi I dan digantikan juara 1 dan 2 dari divisi I.

"Saat ini Indonesia masih di Divisi 1. Dua hari pertama akan dicari pemenang 1 dan 2 untukĀ  masuk ke Divisi Championship," katanya.

Ketua PTMSI DIY, Bagiya Rahmadi mengatakan, untuk menyukseskan kejuaraan Asia tersebut, maka perlu dukungan dari semua pihak. Bagiya meminta masyarakat ikut meramaikan dan menonton kejuaraan itu.



(AMM)

loading...