alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Banjir Kritikan, Pemkab Gunungkidul Revisi Format Surat Miskin

Suharjono
Banjir Kritikan, Pemkab Gunungkidul Revisi Format Surat Miskin
Pemkab Gunungkidul menyatakan akan meninjau ulang format surat keterangan kemiskinan. FOTO/SINDOnews/SUHARJONO

GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyatakan akan meninjau ulang format surat keterangan kemiskinan yang diterbitkan. Langkah ini setelah format surat keterangan miskin menuai kritikan di media sosial dan juga membuat warga takut.

Untuk diketahui, model surat pernyataan miskin yang dikeluarkan Dinas Sosial Gunungkidul menimbulkan kontroversi dan viral di media sosial. Ini lantaran adanya kalimat yang siap dikutuk Tuhan apabila pernyataan miskin tersebut tidak sesuai dengan kenyataan atau berbohong.

Kepala Dinas Sosial Gunungkidul Siwi Iriyanti mengatakan pihaknya bisa memahami kritikan masyarakat terkait dengan surat pernyataan tersebut. Namun, menurutnya, hal itu dilakukan agar masyarakat benar-benar menjadi warga yang jujur terkait dengan kondisi sosialnya. (Baca juga: Ngurus KIS, Warga Miskin Harus Siap Dilaknat Tuhan Jika Bohong)



"Tidak ada buatan jelek dari pemkab. Namun kita akan mencoba ubah sehingga lebih pas untuk format surat tersebut," katanya kepada SINDOnews, Jumat (14/6/2019).

Banjir Kritikan, Pemkab Gunungkidul Revisi Format Surat Miskin

Diakui Siwi, pihaknya yang menyusun format surat keterangan miskin tersebut. Format itu menjadi lampiran dari peraturan bupati yang sudah disahkan pada 2017 lalu. "Format surat pernyataan memang menjadi lampiran dari Perbup Nomor 98 Tahun 2017 tentang Strategi Penanggulangan Kemiskinan," katanya.

Dengan adanya kritikan yang viral di medsos, Siwi mengaku sudah mendapat instruksi langsung dari Bupati Gunungkidul Badingah untuk segera melakukan revisi.

"Kita sudah mendapatkan perintah langsung dan sudah berkoordinasi dengan beberapa organisasi pemerintah daerah (OPD). Hasilnya surat pernyataan miskin akan kita ubah," katanya.



(amm)

loading...