alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Merapi Terus Keluarkan Awan Panas Guguran

Suharjono
Merapi Terus Keluarkan Awan Panas Guguran
Merapi tampak dari Pos Babadan, dengan suhu udara 14.8 C, kelembaban 75 %rh, pressure 871.1 hpa, angin tenang. Foto/Twitter@BPPTKG

YOGYAKARTA - Gunung Merapi terus mengeluarkan awan panas guguran. Pada Minggu (2/6/2019) gunung berapi yang termasuk teraktif di Indonesia tersebut kembali mengeluarkan awan yang dikenal dengan sebutan Wedus gembel tersebut.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan awan panas guguran terjadi pada hari Minggu (2/6/2019) pada pukul 22.45 WIB. Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 65 mm dan durasi 110.23 detik. "Jarak luncur 1100 meter ke arah hulu Kali Gendol,"terangnya kepada Sindonews Senin (3/6/2019).




Selain awan panas, Merapi jugavterdu mengeluarkan lava pijar. Sejak pukul 18.00 WIB (2/6/2019) hingga pukul 06.00 WIB (3/6/2019) tercatat Merapi mengeluarkan lava pijar hingga 11 kali." Untuk lava pijar, jarak luncur antara 450 meter hingga 1000 meter," imbuhnya.

Sedangkan untuk kegempaan, selama 12 Jam juga tercatat 18 kali gempa guguran dengan amplitudo antara 3 hingga 55 mm. Kendati ada peningkatan aktivitas yang terjadi, namun untuk pergerakan magma masih sangat rendah.

BPPTKG masih menyatakan gunung dengan ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (Mdpl) tersebut dalam status waspada atau level II." Merapi masih aman asalkan aktivitas dengan jarak lebih dari 3 km dari puncak Merapi," pungkasnya.



(mif)

loading...