alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

SKTM Dihapus, Siswa Miskin Tak Bisa Memilih Sekolah Sesuai Keinginan

Ahmad Antoni
SKTM Dihapus, Siswa Miskin Tak Bisa Memilih Sekolah Sesuai Keinginan
Seteha SKTM dihapus dari syarat PPDB, maka siswa dari keluarga miskin tidak bisa lagi memilih sekolah sesuai keinginannya. FOTO/ILUSTRASI/DOK.SINDOnews

SEMARANG - Keputusan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menghapus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah bulat. Saat ini, Pemprov Jateng sedang menggodok Peraturan Gubernur (Pergub) tentang hal itu.

Ganjar menerangkan Pergub terkait PPDB sedang dibahas dan tengah disosialisasikan kepada masyarakat di 13 cabang Dinas Pendidikan di seluruh Jawa Tengah. Pihaknya sudah memastikan akan menghapus SKTM dalam proses PPDB itu.

"Meski SKTM dihapus, siswa miskin tidak usah khawatir. Siswa miskin kami pastikan tetap bisa sekolah dan dibiayai oleh negara, minimal 20% dari aturan Permendikbud. Itu minimal, jadi masih bisa lebih dari itu," kata Ganjar dalam dialog interaktif Mas Ganjar Menyapa (MGM) yang digelar MNC Trijaya FM di Puri Gedeh, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/1/2019).



Namun, lanjut Ganjar, siswa miskin tidak bisa lagi memilih sekolah sesuai keinginannya. Sebab saat ini, proses penerimaan hanya berdasarkan jalur nilai dan prestasi akademik, bukan lagi jalur miskin. "Kami jamin siswa miskin tetap bisa sekolah, tapi mohon maaf Anda tidak bisa sekolah sesuai keinginan. Silakan sekolah sesuai tempat sesuai nilai dan prestasi akademikmu, nanti negara akan memberikan biaya," katanya.

(Baca juga: Ganjar Hapus SKTM dari Syarat Penerimaan Peserta Didik Baru)

Selama ini, Pemprov Jateng telah memberikan bantuan untuk siswa miskin dari Rp700.000 per anak menjadi Rp1 juta per anak. "Jumlah itu akan terus kami tingkatkan, jadi penghapusan SKTM ini jangan membuat orang tua siswa yang benar-benar miskin menjadi resah. Kami akan tetap menjamin anak miskin bisa sekolah di Jawa Tengah," ungkapnya.

Mantan Anggota DPR RI ini menerangkan, maraknya kasus SKTM palsu pada penerimaan peserta didik baru tahun lalu memang menjadi alasan penghapusan SKTM. Karena menurutnya, adanya SKTM membuat dunia pendidikan tercoreng dengan tindakan-tindakan demoralisasi para orang tua calon siswa, yang kaya mengaku miskin hanya demi bisa menyekolahkan anaknya di sekolah favorit.

Selain penghapusan SKTM, Pemprov Jateng lanjut Ganjar juga akan terus meningkatkan kualitas sekolah-sekolah di Jawa Tengah. Nantinya, tidak ada lagi sekolah terfavorit karena semua sekolah akan dijadikan favorit. (Baca juga: Ganjar Klaim Mendikbud Dukung Penghapusan SKTM saat Daftar Sekolah)

Terkait Pergub PPDB, Ganjar menerangkan jika saat ini sedang dibahas dan akan dicocokkan dengan Permendikbud yang juga sedang ada perubahan. Selain itu, upaya yang saat ini dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi kepada wali murid, kepala desa, Dinas Sosial, kepolisian serta masyarakat luas mengenai hal tersebut.

"Karena Permendikbud juga sedang ada penyusunan draft, maka kami minta agar nantinya jika ada sesuatu yang bersifat lokalitas, maka kami akan mendorong Permendigbud mengatur yang umum saja, sementara lainnya diatur dan disesuaikan dalam Pergub," pungkasnya.



(AMM)

loading...