alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ketum Muhammadiyah Minta Pejabat Tak Bikin Pernyataan Panas

Suharjono
Ketum Muhammadiyah Minta Pejabat Tak Bikin Pernyataan Panas
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir meminta pejabat negara juga menjaga agar menahan diri dan menjaga pernyataan. FOTO/DOK.SINDOnews

YOGYAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengaku menghormati upaya menyampaikan aspirasi. Kendati demikian dia berharap hal tersebut tidak harus dilakukan dengan aksi dari daerah menuju Jakarta untuk menolak hasil pemilu.

Selain itu dia juga meminta pejabat negara juga menjaga agar menahan diri dan menjaga pernyataan. Mereka tidak perlu membikin pernyataan-pernyataan yang memancing suasana semakin panas. Apalagi sampai menimbulkan sikap pro dan kontra di tengah masyarakat.

"Rakyat berpuasa dari berbagai langkah, ucapan dan ujaran. Pejabat juga semestinya puasa ucapan langkah dan menjaga pernyataan," kata Haedar Nasir di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (21/5/2019). (Baca juga: Muhammadiyah Ajak Semua Pihak Hormati Keputusan KPU)



Menurutnya, aspirasi yang ada bisa disampaikan di masing-masing daerah. Dia juga mengajak kepada umat Islam untuk menjadikan bulan Ramadhan untuk refleksikan diri. Salah satunya untuk menahan dari hal-hal yang bisa merusak nilai-nilai puasa.

"Bagi warga yang melakukan aksi dan menyuarakan aspirasi agar mengedepankan kemashlahatan bangsa dan negara. Aspirasi tetap harus dengan keadaban dan mendasarkan pada konstitusi," katanya.

Dilanjutkan, jika semua pihak bisa menahan diri, maka bagi yang mendapatkan mandat akan lebih nyaman menunaikan tugas untuk bangsa. Begitu juga yang belum terima akan legowo dan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

"Dan kita semua bisa menghormati keputusan KPU selalu penyelenggara Pemilu," katanya.



(amm)

loading...