alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Warga Nonmuslim di Purwokerto Sediakan Sahur Gratis Selama 18 Tahun

Saladin Ayyubi
Warga Nonmuslim di Purwokerto Sediakan Sahur Gratis Selama 18 Tahun
Ratusan warga antre mendapatkan makan sahur gratis di depan Toko Laris Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis (16/5/2019) dini hari. FOTO/iNews/SALADIN AYYUBI

BANYUMAS - Berbagi kebaikan selama bulan Ramadhan ternyata tidak hanya dilakukan oleh umat muslim. Warga nonmuslim di Purwokerto, Kabupaten Banyumas juga melakukan hal yang sama. Sejak 18 tahun lalu, dia selalu menyediakan makan sahur gratis bagi umat muslim selama sebulan penuh.

Orang itu adalah Prakash Lal Natani. Warga keturunan India, pemilik Toko Laris di Jalan Janderal Sudirman Purwokerto.

Di depan toko ini lah Prakash selalu menyediakan makan sahur gratis bagi umat muslim yang berpuasa.Tak heran jika setiap hari menjelang, antrean panjang terjadi di depan Toko Laris. Meski menu yang disediakan baru siap pukul 02.00 WIB, tapi antrean sudah terjadi sejak pukul 01.00 WIB.



Prakash menyediakan tiga meja makanan bagi warga yang hendak makan sahur bersama. Setiap meja terdapat menu berbeda. Seperti dini hari tadi, meja pertama menyediakan menu nasi rames dengan sayur dan lauk, meja dua menu nasi gudeg semur telur, dan meja tiga menu soto khas Purwokerto. Para pengantre dibebaskan memilih menu sahur sesuai selera.

Warga Nonmuslim di Purwokerto Sediakan Sahur Gratis Selama 18 Tahun

Warga Purwokerto, David mengatakan, makan sahur bersama gratis ini sangat membantu warga kurang mampu. Apalagi makan sahur gratis ini disediakan selama satu bulan penuh selama Ramadhan.

"Saya sudah mulai ikut makan sahur gratis ini sejak empat tahun lalu," katanya, Kamis (16/5/2019).

Bagi Prakash, meski dirinya nonmuslim, menyediakan makan sahur gratis bagi umat Islam menjadi kebahagiaan sendiri. Apalagi sebagian besar mereka yang datang merupakan warga di sekitar tempat dirinya tinggal serta warga kurang mampu dan musafir.

"Saya sangat bahagia bisa membantu warga sekitar rumah yang kurang mampu dan mereka yang musafir," katanya.



(amm)

loading...