alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Berselimut Kabut, Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas

Taufik Budi
Berselimut Kabut, Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas
Merapi terlihat pagi ini melalui pos pengamatan Ngepos dengan suhu udara 20.8 C, kelembaban 49 %rh, pressure 943.7 hpa, angin tenang. Foto/Dok/Twitter@BPPTKG

YOGYAKARTA - Gunung Merapi terpantau memuntahkan awan panas atau wedus gembel, Minggu (28/4/2019). Masyarakat diimbau tetap tenang sambil meningkatkan kewaspadaan.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan luncuran awan panas tak terlihat secara visual karena tertutup kabut. Durasi guguran awan panas cukup lama yakni lebih dari dua menit.




"Awan panas guguran terjadi pada tanggal 28 April 2019 pukul 10.04 WIB dengan durasi 150 detik," seperti dilansir dari akun Twitter @BPPTKG.

"Awan panas guguran tidak terpantau secara visual karena cuaca berkabut," tambahnya.

Meski aktivitas vulkanik Gunung Merapi cukup tinggi, namun statusnya masih berada pada level II atau Waspada. "Status waspada sejak 21 Mei 2018," imbuhnya.

Dengan status tersebut, masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) III diimbau tetap dan beraktivitas seperti biasa serta selalu mengikuti aktivitas Merapi. Warga juga diminta wasapada terhadap banjir lahar terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi.



(mif)

loading...