alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemilu Usai, Alumni Jogja Satukan Indonesia Siapkan Syukuran Budaya

suharjono,
Pemilu Usai, Alumni Jogja Satukan Indonesia Siapkan Syukuran Budaya
Alumni Jogja Satukan Indonesia menyiapkan agenda syukuran budaya sebagai bentuk rasa syukur pemilu selesai digelar dengan aman dan lancar. FOTO/SINDOnews/SUHARJONO

YOGYAKARTA - Salah satu elemen masyarakat Yoyakarta yang tergabung dalam Alumni Jogja Satukan Indonesia menyiapkan pesan perdamaian setelah Pemilu 2019 selesai digelar. Agenda syukuran dengan tema budaya disiapkan untuk kembali menyatukan masyarakat setelah berbeda pandangan politik pada pemilihan umum, 17 April lalu.

Ketua Alumni Jogja Satukan Indonesia, Ajar Budi Kuncoro mengatakan, pihaknya berusaha kembali mempersatukan masyarakat melalui agenda syukuran bersama setelah hajat pemilu selesai. Sebanyak 3.000 kursi disiapkan untuk masyarakat umum guna agenda syukuran yang menampilkan pertunjukan budaya serta banyolan-banyolan khas Yogyakarta untuk mempersatukan semua pendukung kubu pasangan 01 dan 02.

"Kami merayakan syukuran perhelatan Pemilu sudah terlaksana sukses, aman, dan damai,  bukan merayakan kemenangan pasangan kami. Agenda kita gelar pada 28 April di Grand Pacifik, Sleman," katanya saat konferensi pers di Yogyakarta, Senin (22/4/2019).



Dijelaskan, Pemilu yang sudah digelar merupakan kemenangan rakyat Indonesia yang patut disyukuri. Namun demikian, untuk hasil final, pihaknya berharap semua pihak menunggu real count KPU. "Kita berterima kasih KPU dan semua penyelenggara yang berjibaku dalam menjalankan tugasnya," katanya.

Menurutnya, sudah saatnya masyarakat bersatu lagi dan menjalankan tugas dan kegiatan masing-masing. "Berbagai macam perbedaan, perselisihan, konflik, dan saling menghujat selama masa kampanye sudah saatnya untuk dihentikan," kata tokoh yang dikenal dekat dengan Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X ini.

Tokoh Muhammadiyah DIY, Charis Zubair mengaku bersyukur bangsa Indonesia sudah bisa melaksanakan kerja besar dan melelahkan yang bernama pemilu serentak. "Ini kerja yang luar biasa. Puluhan petugas KPPS meninggal dunia saat menunaikan tugas besar ini. Bahkan ada yang bunuh diri," ujarnya.

Untuk itu, agenda tersebut merupakan syukuran bersama semua lapisan masyarakat dan gratis untuk masyarakat.

Beberapa tokoh juga hadir dalam konferensi pers tersebut. Di antaranya Ahmad Munjid, Djaduk Ferianto, dan Butet Kertaredjasa. Sedangkan beberapa artis yang dijadwalkan menjadi pengisi syukuran antara lain Orkes Sinten Remen, Cak Lontong, Marwoto Djoned, dan Yu Beruk.



(AMM)

loading...