alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Video Viral, Sipir Lapas Selundupkan Ratusan Ekstasi ke Penjara

Wahyu Budi Santoso
Video Viral, Sipir Lapas Selundupkan Ratusan Ekstasi ke Penjara
Capture video penangkapan sipir Lapas Kelas II A Kerobokan, Bali yang berusaha menyelundupkan ratusan pil ekstasi ke dalam penjara. FOTO/IST

JAKARTA - Sebuah video seorang sipir yang ditangkap saat akan membawa masuk ekstasi ke dalam penjara, viral di media sosial. Aksi penyelundupan ekstasi sebanyak 590 butir dan disembunyikan di dalam 20 bungkus kopi sachet itu, terungkap dari pengintaian petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali.

Dalam video yang berdurasi lebih dari dua menit itu terlihat, seorang sipir yang hanya terdiam begitu aksi penyelundupannya diketahui. Ia pun semakin ketakutan begitu dirinya diminta untuk membuka bungkus kopi hitam yang di dalamnya berisi butiran pil ekstasi.

Petugas yang masih mengenakan seragam lengkap itu diketahui bermana I Made Teguh. Pria 28 tahun itu merupakan sipir di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Bali. Dengan tangan diborgol, lelaki ini hanya bisa pasrah akan nasibnya saat akan berupaya membawa masuk ekstasi ke dalam penjara.



Berdasarkan informasi yang didapat, upaya penyelundupan 590 butir pil ekstasi itu atas perintah seorang napi yang ada di Lapas Kerobokan. Surya Adi Saputra yang memanfaatkan sipir untuk memasukan pil setan itu ke dalam penjara. Ratusan butir pil ekstasi itu rencananya akan diperjualbelikan didalam penjara.

Petugas BNNP Bali telah mencium gelagat bahwa Teguh adalah kurir tersebut. Saat si sipir akan masuk ke dalam lapas, Sabtu (21/4) pagi, petugas langsung melakukan penangkapan. Di sebuah ruangan, Teguh diminta untuk membuka bungkus kopi yang dibawanya. Saat dibuka, ditemukan hampir 30 butir ekstasi di setiap sachet kopi.

"Semua ini adalah ekstasi jenis inex yang dimasukan di dalam bungkus kopi," kata seorang petugas BNNP Bali dalam video tersebut.

Atas temuan itu, pihak BNNP Bali pun akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Teguh dan Surya Adi. Petugas akan mencari siapa yang selama ini bertugas mengemas ekstasi yang dimasukan ke dalam bungkus kopi. Penyelidikan mendalam pun masih terus dilakukan petugas atas upaya penyelundupan tersebut.

Dari kejadian itu, masih terlihat para bandar dengan mudahnya mengatur sipir untuk bisa memasukan barang haram ke penjara. Dengan iming-iming uang melimpah, upaya itu pun dilakukan petugas sipir dan menambah daftar hitam masih banyaknya petugas yang terlibat.

Upaya revitalisasi lapas yang selama ini digadang-gadang Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Sri Puguh Budi Utami juga tak menunjukan hasil maksimal. Pasalnya, penjara masih dijadikan tempat bertransaksi para bandar dan bahkan mengendalikan narkotika untuk masuk ke Indonesia.



(AMM)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif