alexametrics
TOPIK TERPOPULER

Pemkot Semarang Perpanjang PKM hingga 7 Juni, Ini Alasannya

iNews.id
Pemkot Semarang Perpanjang PKM hingga 7 Juni, Ini Alasannya
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memutuskan memperpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) hingga 7 Juni 2020. Foto/iNews/Kristadi

SEMARANG - Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang akan diperpanjang hingga 7 Juni 2020 mendatang. Pemkot Semarang terpaksa mengambil keputusan ini lantaran menemukan klaster baru di pasar tradisional dengan belasan pedagang reaktif virus corona.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, keputusan ini diambil setelah menggelar rapat bersama dengan jajaran Forkompinda. Dia menargetkan, kasus pasien positif Covid-19 di Semarang harus menurun selama pelaksanaan PKM.

"Ada klaster baru yang hasilnya reaktif maka kami berdasarkan rapat Forkopimda memutuskan PKM di Kota Semarang ini akan kita perpanjang selama 14 hari ke depan. Jadi periodenya adalah 25 Mei sampai dengan 7 Juni," katanya, Kamis (21/5/2020) malam. (Baca juga: Naik Motor Tengah Malam, Hendi Minta Pengawasan Diperketat)



Dia menjelaskan, laporan per Kamis (21/5/2020) terdapat penambahan 17 pasien positif Covid-19. Totalnya mencapai 57 orang kasus Covid-19 di Kota Semarang.

"Update hari ini ada tambahan klaster yang kemudian setelah dicek positif Covi-19 17 orang. Kemudian angka kesembuhannya ada 9 sehingga total Covid-19 pada hari ini ada 57 orang dengan penambahan 17," ucapnya.

Untuk menekan angka penyebaran virus corona, Hendrar akan meningkatkan patroli hingga tingkat kelurahan, dengan melibatkan semua unsur masyarakat. Sebanyak 12 pos pantau di perbatasan dan dalam kota juga ditingkatkan. (Baca juga: Kegiatan Masyarakat Kota Semarang Dibatasi Mulai Hari Ini)

Sementara untuk usaha informal, seperti pedagang kaki lima, pasar modern, restoran harus tutup pada pukul 21.00 WIB. Jika melanggar PKM akan ditutup paksa.



(abd)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak