alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hingga Pagi Ini Gunung Merapi Masih Semburkan Awan Panas

Suharjono, Taufik Budi
Hingga Pagi Ini Gunung Merapi Masih Semburkan Awan Panas
Visual Gunung Merapi pagi ini dilihat dari Pos Ngepos. Tampak cuaca cerah, suhu udara 21.0 C, kelembaban 50 %rh, pressure 944.3 hpa, angin tenang. Twitter@BPPTKG

YOGYAKARTA - Aktivitas vulkanik khas Gunung Merapi berupa awan panas masih saja terjadi hingga pagi ini. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan pagi tadi terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 1.100 meter atau 1,1 kilometer.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, awan panas guguran yang juga dikenal dengan sebutan Wedus gembel terjadi pada pukul 04.44 WIB. Semburan awan panas guguran sama seperti sebelumnya, menuju arah kali Gendol. "Iya memang dari CCTV terpantau awan panas guguran selama 112 detik dengan jarak luncur 1100 meter menuju arah kali Gendol," terangnya kepada Sindonews Kamis (11/4/2019).




Dijelaskannya dalam 12 Jam terakhir, terhitung sejak pukul 18.00 WIB pada hari Rabu (10/4/2019) hingga pagi ini pukul 06.00 WIB, Merapi juga terjadi aktivitas vulkanik berupa lava pijar. Terpantau lava pijar terjadi satu kali dengan jarak luncur mencapai 900 meter menuju Kali Gendol.

Hanik mengaku aktivitas vulkanik Merapi memang ada peningkatan, namun masih fluktuatif. Hanya saja untuk kondisi magma masih dalam kategori aktivitas rendah sehingga belum ada perubahan status. "Statusnya masih tetap waspada," katanya.

Sebelumnya, gunung yang terletak di perbatasan DIY dan Jawa Tengah ini juga mengeluarkan awan panas guguran pada hari Rabu (10/4/2019). Awan panas guguran terpantau di CCTV pada pukul 08.55 WIB dengan jarak luncur 1 kilometer. Kemudian pada pukul 15.48 WIB, gunung berapi teraktif di Indonesia ini kembali mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 1,9 km.



(mif)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif