alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Merapi Kembali Semburkan Awan Panas Sejauh 1 Kilometer

suharjono,
Merapi Kembali Semburkan Awan Panas Sejauh 1 Kilometer
Merapi pagi tadi teramati dari Pos Jrakah. Tampak cuaca cerah, suhu udara 18.0 C, kelembaban 98 %rh, tekanan udara 758.0 hpa, kec angin 4 km/jam ke selatan. Foto/Twitter @BPPTKG

YOGYAKARTA - Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas. Pagi ini gunung yang dalam status waspada tersebut mengeluarkan awan panas guguran yang dikenal warga setempat sebagai wedus gembel dengan jarak luncur 1.000 meter atau 1 kilometer.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, awan panas guguran terpantau di CCTV yang dipasang di puncak Merapi pada puku 08.55 WIB. Awan panas guguran terjadi selama 110 detik. "Awan panas mengarah ke kali Gendol. Dan status masih tetap waspada," terangnya kepada Sindonews Rabu (10/4/2019).






Dijelaskannya, selain awan panas guguran Merapi juga mengeluarkan lava pijar. Sejak pukul 18.00 WIB pada hari Selasa (9/4/2019) hingga pukul 06.00 WIB hari Rabu (10/4/2019), Merapi mengeluarkan satu kali lava pijar dengan jarak luncur 600 meter. "Pada hari Selasa juga muncul awan panas guguran dengan jarak luncur 1 kilometer," imbuhnya.

Pada hari tersebut (9/4/2019) awan panas guguran terjadi pada pukul 14.46 WIB. Durasi awan panas guguran selama 100 detik. Dengan aktivitas yang terjadi di Merapi ini, Hanik Humaida berharap warga tetap tenang dan mengikuti informasi Merapi dari BPPTKG.

Jangan sampai warga mudah terpancing informasi yang tidak jelas terkait dengan erupsi Merapi. "Perkembangan Merapi akan terus kami pantau. Kemudian kami laporkan periodik," bebernya.

Saat ini lanjut dia, Merapi masih berstatus waspada atau level II. Jarak aman masih lebih dari 3 Km dari puncak Merapi. "Kami juga berharap warga sekitar mewaspadai kemungkinan hujan abu sehingga kami rekomendasikan mempersiapkan masker," pungkasnya.



(mif)

loading...