alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

RKPD 2020, Sleman Proritaskan Pengentasan Kemiskinan

Priyo Setyawan
RKPD 2020, Sleman Proritaskan Pengentasan Kemiskinan
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun saat membuka Musrembang RKPD 2020 di Prima SR Hotel & Convention, Sleman, Rabu (27/3/2019). FOTO/SINDOnews/PRIYO SETYAWAN

SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mulai menyusun rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) 2020. Salah satu yang menjadi fokus program pada tahun depan adalah pengentasan kemiskinan.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan, pengentasan kemiskinan masih menjadi fokus perencanaan pembangunan Sleman pada 2020 meski jumlah warga tidak mampu terus berkurang dalam tiga tahun terakhir.

"Angka kemiskinan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir telah berhasil ditekan, tahun 2016 ada 10,60% KK miskin, tahun 2017 menjadi 9,48% KK miskin, dan tahun 2018 menjadi 8,77% KK miskin," kata Muslimtun saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan rencana kerja pemerintah daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2020 Sleman di Prima SR Hotel & Convention, Sleman, Rabu (27/3/2019).



Selain penurunan kemiskinan, kata Muslimatun, peningkatan daya saing ekonomi lokal dan penurunan ketimpangan juga menjadi fokus perencanaan pembangunan Kabupaten Sleman 2020. Tiga fokus itu sesuai dengan tema pembangunan 2020 Sleman yakni "Memantapkan potensi ekonomi lokal daerah menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman yang berbudaya".

Wakil bupati berharap Musrembang RKPD 2020 dapat menjadi awal yang baik serta menjadi pendorong terselenggaranya proses penyusunan penganggaran 2020 yang tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan hasil optimal. Termasuk adanya partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyusun rancangan pembangunan 2020.

"Dengan begitu kegiatan pembangunan di Kabupaten Sleman pada tahun 2020 bisa sesuai dengan kebutuhan, permasalahan dan aspirasi masyarakat," katanya.

Kepala Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman, Kunto Riyadi menambahkan, untuk kepentingan itu maka peserta musyawarah dapat memberikan masukan dan pengayaan substansi guna penyempurnaan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir RKPD. Sehingga proses perencanaan pembangunan di Sleman dapat berjalan secara optimal.

"Saya harap semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini hingga selesai dan dapat memberikan masukan-masukan," katanya.



(AMM)

loading...