alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ida Fauziyah : Perempuan NU Lebih Militan Dibanding Emak-Emak

Ahmad Antoni
Ida Fauziyah : Perempuan NU Lebih Militan Dibanding Emak-Emak
Ketua Umum JPNU, Ida Fauziyah saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Jaringan Perempuan NU Kota Semarang di UTC Convention Hotel Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/3/2019). FOTO/SINDOnews/Ahmad Antoni

SEMARANG - Ketua Umum JPNU, Ida Fauziyah mengajak para perempuan NU untuk memantengi (memantau) status maupun komentar nyinyir yang bertebaran di media sosial (medsos). Ajakan tersebut disampaikan Ida saat memberi pengarahan dalam Rapat Koordinasi Jaringan Perempuan NU (JPNU) Kota Semarang di UTC Convention Hotel Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/3/2019).

“Salah satu tugas perempuan NU sekarang ini mantengi yang nyinyir,” kata Ida Fauziyah di hadapan ribuan peserta Rakor JPNU Kota Semarang. Dia menyatakan bahwa perempuan NU jauh lebih militan dibanding emak-emak (ibu-ibu).

Namun begitu, dia berpesan kepada perempuan NU agar tidak membalas fitnah dengan fitnah, hoaks dengan hoaks ataupun kebohongan dengan kebohongan. “Tak perlu kita membalas fitnah dengan fitnah, membalas kebohongan dengan kebohongan,” ujarnya.



Menurutnya, Pemilu yang tinggal menghitung hari ini, JPNU harus kerja keras mengkampanyekan Paslon 01 Jokowi-Maruf Amin dengan cara door to door. “Pemilu tinggal 42 hari atau satu bulan lebih kita harus door to door, bergerak dari pintu ke pintu terutama pintu warga NU. Membuka pintu dan membuka hati pemilih terutama warga Kota Semarang,” pinta Ida.

“Saat door to door, saya minta ibu-ibu dan sahabat-sahabat untuk menyampaikan komitmen Pak Jokowi 5 tahun ke depan. Selain itu juga sampaikan kesuksesan, prestasi dan rekam jejaknya,” pungkas mantan Cawagub Jateng ini.

Mantan Ketua Umum Fatayat NU ini ingin memastikan semua warga NU di Kota Semarang memilih Jokowi-Maruf Amin. “Rapat koordinasi JPNU ini sebagai upaya merapatkan barisan sekaligus untuk memastikan semua warga NU terutama perempuan NU pilih Capres 01. Tidak ada satu pun yang pilih capres lain selain Jokowi,” tegasnya.



(nun)