alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pemkot Semarang Jamin Logistik ODP Corona yang Dikarantina

Taufik Budi
Pemkot Semarang Jamin Logistik ODP Corona yang Dikarantina
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, menyatakan menjamin ketersediaan logistik bagi ODP corona. FOTO/DOK.PEMKOT SEMARANG

SEMARANG - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di Kota Semarang telah menembus lebih dari 1.000 orang. Mereka menjalani karantina di rumah dan tak diizinkan keluar untuk menghindari kontak dengan orang lain.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjamin ketersediaan logistik bagi ODP corona. Sebab selama menjalani karantina selama 14 hari mereka tidak bisa bekerja, sehingga tak memiliki penghasilan terutama bagi pekerja harian.

"Kita sudah siapkan stok cukup banyak. Ada telur, beras, gula pasir, mi instan, biskuit, dan seterusnya," kata pria yang akrab disapa Hendi itu, Kamis (26/3/2020). (Baca juga: Rapid Test Corona di Semarang, Petugas Datangi Rumah-Rumah ODP)



"Setiap hari kita kirim ke orang-orang yang masuk ODP, maupun teman-teman di luar ODP yang hari ini susah karena mereka pendapatannya harian dan pekerjaannya sekarang tidak ada," katanya.

Pemkot selalu berkoordinasi dengan lurah-lurah yang wilayahnya ditemukan ODP corona. Setelah dilakukan pendataan, logistik akan dikirim agar mereka tak memaksakan diri keluar rumah untuk bekerja.

"Kalau ada yang masukan dari lurah kita kirim (logistik). Jadi kita berupaya menenangkan warga tidak hanya dari sisi penanganan medis, tapi juga dari sisi menenangkan dari berita-berita hoaks dan sisi ekonomi. Itu yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang," katanya.

Sebelumnya diberitakan, jumlah ODP yang semula sekira 1.150 orang turun menjadi 650 orang. Sehingga terdapat sekira 300 orang yang sudah sudah melewati masa karantina selama 14 hari dan dinyatakan sehat.



(amm)