alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Lima Mitos dan Fakta tentang Virus Corona yang Perlu Kamu Ketahui

Diana Rafikasari
Lima Mitos dan Fakta tentang Virus Corona yang Perlu Kamu Ketahui
Saat semua orang butuh pemahaman yang benar mengenai COVID-19, ada begitu banyak informasi yang tak akurat beredar di media sosial yang membuat banyak kalangan sulit mengetahui mana yang benar. FOTO/DOK.SINDOnews

JAKARTA - Di tengah pandemi corona virus, banyak sekali muncul beragam artikel atau informasi tentang virus asal Wuhan, China ini. Sayangnya, tak sedikit informasi itu tidak akurat sehingga menimbulkan kebingungan di masyarakat. Sulit bagi mereka untuk mengetahui mana informasi yang benar dan mana yang salah.

WHO sendiri sadar akan banyaknya info yang kurang akurat dan mendefinisikannya sebagai "infodemik", yaitu informasi yang meluap-luap, namun beberapa akurat dan beberapa tidak, sehingga sulit untuk menemukan sumber yang dapat dipercaya.

Agar Anda terhindar dari info yang tidak akurat, ketahui mitos dan fakta seputar COVID-19 berikut ini.



1. Mitos: Coronavirus tidak dapat ditransmisikan dalam cuaca panas.
Fakta: Coronavirus dapat ditularkan dalam segala jenis cuaca, bahkan di cuaca panas dan lembab.

2. Mitos: Cuaca dingin bisa membunuh virus corona.
Fakta: Cuaca dingin tidak dapat membunuh virus ini. Menurut WHO, suhu tubuh manusia normal adalah sekitar 36,5 derajat celcius dan cara terbaik untuk melindungi diri Anda adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

3. Mitos: Pengering tangan efektif membunuh coronavirus.
Fakta: Tidak. Pengering tangan sama sekali tidak efektif membunuh virus ini. Perlu terus diingat, Anda harus sering membersihkan tangan dengan sabun dan air.

4. Mitos: Anda bisa terkena coronavirus jika makan daging atau telur.
Fakta: Coronavirus adalah infeksi yang menyebar dari orang ke orang. Makan makanan seperti daging, telur, atau hasil laut tidak ada hubungannya dengan penularan coronavirus. Anda harus memasak dan mencuci bahan makanan tersebut secara benar.

5. Mitos: Anak-anak tidak dapat tertular coronavirus.
Fakta: Segala kelompok umur nyatanya dapat tertular coronavirus, meskipun lebih sedikit kasus coronavirus pada anak dibandingkan dengan orang dewasa.



(amm)