alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dini Hari, Gunung Merapi Empat Kali Keluarkan Lava Pijar

suharjono,
Dini Hari, Gunung Merapi Empat Kali Keluarkan Lava Pijar
Penampakan Gunung Merapi pagi ini melalui PGM Kaliurang dengan cuaca cerah sedikit berawan, suhu udara 21.0 C, kelembaban 85 %rh, pressure 916.7 hpa, angin tenang. Foto/Twitter@BPPTKG

YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) kembali melaporkan aktivitas Gunung Merapi yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah. Dini hari tadi dilaporkan terpantau lava pijar sebanyak empat kali.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, lava pijar terjadi pukul 00.47 WIB. Jarak luncur lava pijar 300-900 meter menuju arah hulu Kali Gendol. "Merapi masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang fluktuatif namun cenderung meningkat. Guguran lava pijar dan awan panas guguran mulai terjadi," terangnya kepada Sindonews, Rabu (27/2/2019).




Dijelaskanya, pihaknya akan selalu memberikan informasi terkait dengan kondisi Gunung yang statusnya ditingkatkan menjadi waspada sejak 21 Mei 2018 tersebut. sampai saat ini, Merapi belum ada perubahan status atau tetap pada level II atau waspada.

"Peninjauan aktivitas Merapi berkaitan dengan status terkait erat dengan tingkat bahaya bagi warga masyarakat. jadi jarak yang harus dikosongkan adalah 3 kilometer, aktivitas warga mulai harus waspada terkait hujan abu dan juga banjir lahar di aliran Kali Gendol," katanya.

Sehari sebelumnya, gunung berapi dengan ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut juga mengeluarkan lava pijar sebanyak tiga kali.

Secara detail sejak pukul 00.00 06.00 WIB hari ini, secata meteorologi di puncak Merapi dilaporkan cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 16-20 °C, dengan kelembaban udara 70-89 %, dan tekanan udara 837-943 mmHg. secara visual asap kawah tidak teramati. Sedangkan kegempaan, terjadi 7 kali dengan amplitudo 6-62 mm dan durasi : 13-90 detik.

BPPTKG menyatakan kegiatan pendakian ke Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Radius 3 km dari puncak Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk. Berhubung sudah terjadi beberapa kali awan panas guguran yang jarak luncurnya semakin jauh, masyarakat yang tinggal di alur Kali Gendol dimohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Merapi.

"Yang jelas jangan mudah percaya informasi Merapi dari pihak-pihak yang tidak jelas sumbernya. Kami akan laporkan informasi terkait Merapi," pungkas Hanik.



(mif)

loading...