UI Terapkan Belajar Jarak Jauh Untuk Cegah Corona Meluas

Jum'at, 13 Maret 2020 - 23:47 WIB
UI Terapkan Belajar Jarak Jauh Untuk Cegah Corona Meluas
Rektor UI Ari Kuncoro (kanan). Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) mengambil langkah berani untuk mencegah penyebaran virus Corona. UI mengubah kegiatan belajar mengajar dari yang semula tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Para mahasiswa yang menghuni asrama juga diminta pulang ke rumah masing-masing.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Rektor UI Ari Kuncoro, Jumat (13/3/2020) sebagai respons pengumuman WHO terkait peningkatan status infeksi Covid-19 sebagai pandemi.

Ari menjelaskan, sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akan diberlakukan mulai Rabu (18/3) hingga berakhirnya semester genap tahun ajaran 2019/2020. Pihak kampus UI juga mengeluarkan pedoman penyelenggaraan PJJ yang akan diterapkan selama masa pandemi infeksi Covid-19.

"Pimpinan fakultas dan program studi diminta untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan para dosen untuk dapat menyelenggarakan PJJ," ujar Ari dalam keterangannya, Jumat (13/3/2020). (Baca Juga: Rombongan Turis Australia Bebas Plesir di Jateng
Seiring penerapan PJJ, pimpinan UI meminta mahasiswa yang menghuni asrama dan rumah kos di sekitar kampus UI untuk sesegera mungkin kembali atau pulang ke rumah orang tua atau keluarganya masing-masing.

Adapun Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dalam bentuk praktik seperti praktik laboratorium, praktik klinik, dan praktik di industri dan praktik di berbagai institusi tetap diselenggarakan. Dengan catatan, harus dipastikan terlebih dulu bahwa tempat praktik tersebut menerapkan pencegahan penularan infeksi Covid-19.

"Pimpinan fakultas dan program studi dapat melakukan penjadwalan ulang kuliah praktik tersebut sesuai perkembangan keadaan," kata Ari. (Baca Juga: Kota Solo KLB Corona
Sementara itu, untuk KBM dalam bentuk praktik lapangan di masyarakat seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan praktik di lapangan diminta untuk ditunda atau dijadwalkan ulang.

Pimpinan UI juga meminta seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan menunda atau membatalkan penyelenggaraan berbagai kegiatan yang menimbulkan terjadinya kerumuman banyak orang sedemikian rupa sehingga tidak memungkinkan dilakukannya tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan infeksi Covid-19.

"Pimpinan UI juga melarang semua dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan melakukan perjalanan ke luar negeri," ucap Ari.
(nun)
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
artikel/ rendering in 3.0663 seconds (0.1#10.140)