alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cuaca Ekstrem, Wali Kota Salatiga Ajak Warga Tanggap Bencana

Angga Rosa
Cuaca Ekstrem, Wali Kota Salatiga Ajak Warga Tanggap Bencana
Talud rumah milik Buwat di lingkungan RT 1 RW 15 Mangunsari, Sidomukti, Salatiga longsor. Foto/Dok.Prokompim Pemkot Salatiga

SALATIGA - Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengajak masyarakat untuk tanggap bencana dan berperan aktif dalam mengantisipasi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi pada cuaca ekstrem ini.

"Jika terjadi bencana alam seperti tanah longsor di lingkungan sekitar, kami imbau untuk segera dilaporkan ke diknas teknis terkait agar bisa cepat tertangani. Masyarakat bisa melapor ke Satpol PP selaku dinas yang menangani bencana alam," kata Yuliyanto, Rabu (26/2/2020).

Di samping itu, Yuliyanto juga meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. "Saat ini intensitas hujan di Salatiga cukup tinggi. Saya minta masyarakat tidak buang sampah sembarangan karena bisa menyumbat aliran air dan menjadi penyebab banjir," ujarnya.



Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan tujuannya tidak hanya untuk mencegah bencana alam. Namun juga untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular seperti demam berdarah dan lainnya.

"Untuk itu, saya harap masyarakat untuk proaktif. Apabila terjadi bencana alam seperti yang terjadi beberapa hari lalu atau gorong-gorong yang tersumbat segera koordinasikan dengan dinas terkait seperti Dinas Satpol PP, Dinas PUPR agar bisa cepat dibersihkan sehingga tidak menimbulkan dampak," ucapnya.

Sementara itu, talud rumah warga Hasunudin RT 1/RW 15 Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti longsor akibat diguyur hujan deras. Material longsoran menimpa rumah warga yang berada di bawahnya. Beruntung dinding rumah milik Setiadi yang tertimpa longsoran tidak jebol.

"Meski tidak ambruk, tapi dinding dan konstruksi atap rumah retak. Jika terjadi hujan deras, saya kawatir terjadi longsor susulan," kata Setiadi.



(amm)