alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sultan Minta Kepala SMPN 1 Turi Ikut Tanggung Jawab Susur Sungai Maut

Suharjono
Sultan Minta Kepala SMPN 1 Turi Ikut Tanggung Jawab Susur Sungai Maut
Gubernur DIY Sr Sultan HB X meminta kepala SMPN 1 Turi, Sleman ikut bertanggung jawab atas pelaksanaan susur sungai yang menewaskan 10 siswa. FOTO/DOK.SINDOnews

YOGYAKARTA - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengaku sangat prihatin atas insiden susur sungai yang menewarkan 10 siswa SMP Negeri 1 Turi, Sleman. Sultan meminta kepala sekolah ikut bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan ekstra kurikuler di musim penghujan yang diikuti 249 siswa tersebut.

"Kepala sekolah mesti kena itu, meski belum tentu pidana tapi administrasi harus dikenai," kata Sri Sultan HB X usai penerimaan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip) di Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin (24/2/2020).

Menurutnya, pernyataan kepala sekolah tidak mengetahui susur sungai karena tidak ada laporan kepadanya adalah alasan tidak logis. Sebagai kepala sekolah, semestinya mengetahui kegiatan yang melibatkan ratusan siswanya. "Tidak mungkin, tidak ada alasan, ada aktivitas dengan peserta sebanyak itu, kepala sekolah tidak tahu. Itu tidak ada alasan, enggak ada logika, itu saja," kata Sultan.



Kendati demikian Sultan masih menunggu proses hukum, termasuk guru yang kini menjadi tersangka. Pemerintah tidak bisa langsung memberhentikan yang bersangkutan, melainkan harus melalui proses hukum terlebih dahulu.

"Kita tunggu kepastiannya, nanti dulu, tidak bisa terus langsung dakwaan seperti itu, langsung kita berhentikan, kan enggak bisa. Ada proses dulu," katanya.

Menurut Sultan, bertambah tidaknya tersangka dalam kasus ini menjadi kewenangan polisi. Yang jelas, pemda tidak akan memberikan pendampingan hukum atas kasus susur sungai yang menewaskan 10 siswa SMPN 1 Turi, Sleman.

"Ndak, ndak akan diberi bantuan hukum, ndak ada aturannya untuk pemberian bantuan hukum," katanya.



(amm)