alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Puluhan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Terhanyut saat Susur Sungai, 4 Tewas

Priyo Setyawan
Puluhan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Terhanyut saat Susur Sungai, 4 Tewas
Puluhan siswa SMPN 1 Turi, Sleman hanyut di Sungai Sempor, Donokerto, Turi saat mengikuti kegiatan Pramuka, Jumat (21/2/2020) pukul 15.30 WIB. FOTO/ISTIMEWA

SLEMAN - Puluhan siswa SMPN 1 Turi, Sleman hanyut di Sungai Sempor, Donokerto, Turi saat mengikuti kegiatan Pramuka, Jumat (21/2/2020) pukul 15.30 WIB. Empat pelajar dinyatakan meninggal dunia, dan sejumlah siswa lainnya masih dalam pencarian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan susur sungai diikuti oleh 257 siswa. Di tengah kegiatan, tiba-tiba aliran sungai sangat deras karena diduga hujan turun di wilayah hulu sungai. Akibatnya, puluhan siswa terseret arus dan hanyut. Hingga saat ini pihak sekolah telah mendata 154 siswa yang telah ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun terluka. Sementara sisanya masih dalam tahap pencarian.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan, dari 154 siswa yang telah ditemukan, ada yang sudah diperbolehkan pulang, tapi juga ada juga yang harus mendapatkan perawatan karena terluka.



"Data sementara yang perlu dirawat, empat orang dibawa ke Klinik SWA, Kadisobo, Trimulyo, Sleman; empat orang dibawa ke Puskesmas Turi; satu orang ke Purihusada, Rejodani, Sariharjo, Ngaglik," kata Makwan saat dikonfirmasi SINDOnews, Jumat (21/2/2020).

Menurut Makwan, untuk siswa lainnya yang belum ditemukan saat ini petugas masih melakukan pencarian.

Dikonfirmasi terpisah, pegawai Klinik Pratama SWA, Sri mengatakan, bahwa empat siswa yang dibawa ke kliniknya telah meninggal dunia. Korban kini sudah dikembalikan ke rumahnya masing-masing.

"Empat orang yang meninggal dibawa ke sini, jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka," kata Sri.

Warga Turi, Aris Susanto dalam videonya yang dikirim lewat WhatsApp juga melaporkan ada empat siswa yang ditemukan meninggal dunia. Dua siswa ditemukan di daerah Polowidi yang berjarak 1 km dari lokasi kejadian dalam keadaan kritis. "Mohon doanya semoga siswa-siswi SMPN 1 Turi segera dapat ditemukan," katanya.



(amm)