alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Perangi Narkoba, Pemkot Semarang Wajibkan Semua Pejabat Tes Urine

Ahmad Antoni
Perangi Narkoba, Pemkot Semarang Wajibkan Semua Pejabat Tes Urine
Wali Kota Hendrar Prihadi menyerahkan hasil urine saat tes urine yang dilakukan kepada para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. FOTO/Dok Humas Pemkot Semarang

SEMARANG - Tidak hanya fokus dalam pembangunan fisik, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen untuk memerangi peredaran narkoba. Salah satunya diwujudkan melalui tes urine yang dilakukan kepada para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Tes urine terhadap 68 pejabat dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Semarang yang bekerja sama dengan BNN Provinsi Jawa Tengah di Gedung Moch Ihsan Lantai 8 Balaikota Semarang, beberapa waktu lalu.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai langkah pencegahan dan memonitor pergerakan narkoba di Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang pada khususnya. "Alhamdulillah saya dan bu wakil (Hevearita G Rahayu) negatif," kata wali kota yang akrab disapa Hendi ini.



Menurutnya, yang harus dijadikan catatan dalam kegiatan ini sebaiknya tidak hanya di kalangan pejabat, nantinya juga akan dilakukan kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Semarang.

Sementara di Kota Semarang, pihaknya telah meluncurkan sebuah gerakan pencegahan peredaran narkoba melalui program bernama Kampung Bersinar yang merupakan akronim dari Kampung Bersih Narkoba di Kota Semarang. Hal tersebut menegaskan komitmennya untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di Kota Semarang. Karena adanya peningkatan kasus penyalahgunaan Narkoba, dari tahun ke tahun.

Gerakan Kampung Bersinar (Bersih Narkoba) yang telah diluncurkan diharapkan dapat menjadi pilot project bagi kelurahan-kelurahan lain di Kota Semarang, dengan cara mandiri berinisiatif melakukan sosialisasi bahaya narkoba.

Dia menyampaikan terima kasih kepada BNNP Jateng yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada Kota Semarang untuk menjadi pelopor dalam pencegahan peredaran narkoba. Dan hal tersebut menjadi komitmen bersama antara Pemkot Semarang dengan BNN untuk membentengi diri dan seluruh lingkungan di tempat kerja agar dapat terhindar dari penggunaan narkoba.

Sementara itu, Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Benny Gunawan menjelaskan, penyelenggaraan tes urine ini merupakan wujud komitmen dari Pemkot Semarang sesuai instruksi presiden. "Peredaran narkoba saat ini sudah dalam kondisi darurat. Oleh karena itu, Presiden menginstruksikan kepada seluruh komponen termasuk pemerintah daerah untuk turut memerangi peradaran narkoba," katanya.



(amm)