alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Begini Pola Pengawasan pada 10 Warga Jateng Usai Observasi di Natuna

Taufik Budi
Begini Pola Pengawasan pada 10 Warga Jateng Usai Observasi di Natuna
Petugas medis terus melalukan pengawasan terhadap 10 warga Jateng yang baru saja pulang dari Wuhan . FOTO: IST

SEMARANG - Petugas medis akan terus melalukan pengawasan terhadap 10 warga Jawa Tengah yang baru saja pulang dari dari Wuhan China. Sebelum tiba di kampung halaman, mereka menjalani karantina selama 14 hari untuk memastikan bebas dari virus Korona.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, mengatakan, selama pemulangan dari Natuna petugas selalu mendampingi warga tersebut. Meski demikian, tak ada perlakuan khusus di bidang medis karena semuanya dinyatakan sehat.

"Dari Pemprov (Jateng) ada yang mendampingi juga datang sampai di sini (Bandara Ahmad Yani Semarang)," kata Yulianto di sela melakukan penjemputan terhadap lima warga yang pulang melalui Bandara Ahmad Yani.



"Sudah enggak ada perlakuan khusus, langsung tanpa melalui proses apapun, karena mereka adalah penumpang sehat. Jadi tidak ada perlakuan secara khusus karena mereka penumpang setiap seperti kalau kita bepergian aja, ya jadi dia biasa," terang dia.

Menurutnya, petugas masih akan melakukan pengawasan meskipun 10 warga tersebut sudah datang ke rumah masing-masing. Pengawasan dilakukan selama 14 hari guna memantau kondisi kesehatannya.

"Jadi pengawasan langsung maupun tidak langsung. Pada prinsipnya pengawasan kita juga tidak kaku lah," tegas dia.

"Jadi mereka kalau merasakan keluhan apa-apa bisa melapor ke kami temen-temen di Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan Puskesmas. Tapi juga teman-teman nanti akan memantau juga ya rumahnya," tutur Yulianto.

Kesepuluh warga yang dipulangkan dari Wuhan China itu berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah. Di antaranya, Tegal, Kota Tegal, Pemalang, Kendal, Semarang, Pati, Sukoharjo, Wonosobo, Purbalingga, dan Kebumen.



(nun)