alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

3.132 Koleksi Perpustakaan Pura Mangkunegaraan Berhasil Didigitalisasi

Ary Wahyu Wibowo
3.132 Koleksi Perpustakaan Pura Mangkunegaraan Berhasil Didigitalisasi
Dokumen-dokumen bersejarah di Perpustakaan Reksa Pustaka, Pura Mangkunegaraan, Solo berhasil didigitalisasi oleh Epson Indonesia. Foto/SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo

SOLO - Epson Indonesia menunjukkan kemampuan teknologinya dengan mendukung program digitalisasi dokumen-dokumen bersejarah di Perpustakaan Reksa Pustaka, Pura Mangkunegaraan, Solo. Sekitar 3.132 koleksi dengan total keseluruhan 400.202 halaman berhasil didigitalisasi selama enam bulan mulai Juni 2019 dan selesai Januari 2020.

Digitalisasi bekerja sama dengan PT Unibless Indo Multi, selaku mitra kerja Epson Indonesia di solusi pengarsipan digital. Dokumen yang sudah dipindai dapat diakses menggunakan aplikasi Electroninc Filling System (EFS) bernama UNIDocSys. "Koleksi perpustakaan Reksa Pustaka sudah sangat tua, kalau kita mengingat sejarah berdirinya, sampai saat ini sudah 152 tahun," kata Pengelola Naskah Kuno Perpustakaan Reksa Pustaka, R Ngt Ng Darweni, Kamis (13/2/2020).

Lantaran sudah berusia seratus tahun lebih sekarang kondisi dokumen-dokumennya sudah sangat rapuh. Karena itu perlu dilakukan digitalisasi dengan harapan pembaca bisa menikmati buku-buku dari hasil ahli media dan kondisi fisik aslinya tidak semakin rusak.



Arsip yang terdapat di Pura Mangkunegaran pada umumnya masih berupa kertas yang disimpan untuk dijaga nilai keasliannya. Serta terlindung dari berbagai faktor-faktor yang mempengaruhi kerusakan dokumen arsip tersebut. Arsip yang belum dipilah dan diolah banyak yang mengalami kerusakan dari faktor eksternal maupun internal. Dengan adanya Instruksi Presiden Nomor 3/2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government, maka semua yang berhubungan dengan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat ke depannya harus bisa disajikan secara elektronik.

Epson Indonesia, bekerja sama dengan Unibless Indo Multi mengambil inisiatif untuk mendukung pelestarian budaya melalui digitalisasi arsip. Adapun beberapa tahap digitalisasi arsip yang dilakukan, di antaranya persiapan perangkat pemindai oleh Epson Indonesia, pemilahan arsip dan implementasi alih media/digitalisasi, implementasi aplikasi Electronic Filling System (EFS) dan mengembangkan aplikasi Electronic Filling System (EFS).

"Kami menugaskan gabungan tim kami dari Jakarta dan Semarang untuk melakukan digitalisasi arsip koleksi Pustaka Pura Mangkunegaran," kata Direktur PT Unibless Indo Multi, Sylvie Selyn Sembiring.

Arsip digitalisasi dijadikan bentuk file pdf dan disimpan di komputer. Hasil pemindaian itu diedit dan dijadikan sebuah buku elektronik dengan aplikasi Flipbook yang sudah tertera nama buku, halaman dimana para pembaca akan dimudahkan dengan cukup memindahkan kursor ke kanan dan kiri jika ingin memindahkan halaman.

Pada program ini, Epson Indonesia bekerja sama dengan PT Unibless Indo Multi menggunakan Epson ELPDC06 dan ELPDC11 sebagai perangkat guna melakukan alih media/digitalisasi arsip.

Epson Indonesia sadar bahwa dokumen arsip bersejarah adalah bagian dari asset kebudayaan yang harus dijaga kelestariannya. "Epson Indonesia berharap bahwa dengan kontribusi pada digitalisasi dokumen ini, teknologi Epson dapat mengambil peran dalam pelestarian budaya di Indonesia. Digitalisasi dokumen menggunakan Scanner Epson merupakan solusi untuk pelestarian dokumen-dokumen berserjarah yang memiliki resiko kerusakan fisik," kata Managing Director Epson Indonesia, Mr Ishii Hidemasa.



(amm)