alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sambil Menangis, Ibu Penghina Bupati Pemalang Minta Maaf

Abdul Malik Mubarok
Sambil Menangis, Ibu Penghina Bupati Pemalang Minta Maaf
Ibu tersangka penghina Bupati Pemalang Junaedi di Facebook, Nur Azizah mendatangi kantor bupati, Rabu (12/2/2020) malam. FOTO/ISTIMEWA

PEMALANG - Ibu tersangka penghina Bupati Pemalang Junaedi di Facebook, Nur Azizah mendatangi kantor bupati, Rabu (12/2/2020) malam. Sambil menangis, dia memohon kepada bupati untuk memaafkan kesalahan anaknya.

Nur Azizah datang bersama Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP Suhadi sebagai upaya mediasi agar kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. "Saya memohon dengan sangat agar Pak Bupati sudi memaafkan kesalahan anak saya. Saya benar-benar tidak tahu dan sebagai orang tua malu dan menyesal atas perilaku anak saya yang sudah menghina Pak Bupati,” katanya tersebut saat diterima Junaedi di kantornya.

Guru honorer itu sangat berharap bupati dapat memaafkan anaknya. Kasus ini akan dijadikan pembelajaran bagi anaknya dan menjamin tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.



Bupati Junaedi mengatakan, secara pribadi sudah memaafkan perbuatan pemilik akun Facebook, Hamu Fauzi. Namun untuk proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Sebelum ada permintaan maaf pun saya secara pribadi sudah memafkan, apalagi itu juga warga kita sendiri (Pemalang). Tapi karena yang melaporkan dari kelompok masyarakat, nanti akan saya ajak bicara pihak-pihak yang sudah melaporkan. Mudah-mudahan persoalan ini bisa diselesaikan secara baik-baik," kata bupati.

Penangkapan terhadap pemilik akun Facebook, Hamu Fauzi dilakukan setelah adanya laporan Pemuda Pancasila dan pengurus DPC PDIP Pemalang, Sudarsono ke polisi terkiat dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan serta ujaran kebencian terhadap Bupati Pemalang di media sosial Facebook. Polisi menciduknya di Parung, Kabupaten Bogor, Selasa (11/2/2020).

Kamis (13/2/2020) siang ini, Kapolres Pemalang AKBP Eddy Suranta Sitepu akan menggelar konferensi pers atas kasus penghinaan terhadap Bupati Pemalang ini.



(amm)