alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polemik Investasi Pasar, Kejari Siap Jadi Pengacara Pemkot Salatiga

Angga Rosa
Polemik Investasi Pasar, Kejari Siap Jadi Pengacara Pemkot Salatiga
Kajari Salatiga Edy Bujana saat diwawancarai awak media di kantor Kejari Salatiga. Foto/SINDOnews/Angga Rosa

SALATIGA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga siap menjadi pengacara negara bagi Pemkot Salatiga apabila ada investor yang melakukan gugatan atas kerja sama investasi pasar. Kejari akan memberikan legal opion (pendapat hukum) yang diminta DPRD Salatiga terkait permasalahan Pasar Rejosari, Jetis dan Pasar Raya 1 dan 2 Salatiga.

Pendapat hukum tersebut bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan pemerintah daerah Salatiga dalam menentukaan sikap atau langkah untuk menyelesaikan permasalahan kerja sama investasi pasar tradisional tersebut. "Kami siap menjadi pengacara Pemkot Salatiga. Dan kami membentuk tim untuk membuat legal opion permasalahan kerjasama investasi pasar di Salatiga," kata Kajari Salatiga Edy Bujana, Kamis (13/2/2020).

Menurut dia, tim dibentuk untuk mempelajari permasalahan yang terjadi. Setelah memahami duduk permasalahannya, tim akan menyusun pendapat sesuai dengan kajian dan pandangan sisi hukum. "Nantinya, apakah legal opion yang kita sampaikan akan dipakai sebagai bahan pertimbangan dalam menyelesaikan permasalahan atau tidak, itu menjadi hak pemerintah daerah. Kami hanya memberikan LO (legal opion) sesuai kajian hukum," ujarnya.



Edy menyatakan, Kejari mendorong Pemkot Salatiga untuk menyelesaikan permasalahan kerja sama investasi Pasar Rejosari, Jetis dan Pasar Raya. Permasalahan harus segera diselesaikan supaya pembangunan bisa dilaksanakan. "Pemkot harus berani melakukan langkah agar rencana revitalisasi pasar yang lama direncanakan bisa terealisasi," katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, DPRD Kota Salatiga meminta pendapat hukum (legal opinion) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga terkait penyelesaian permasalahan Pasar Rejosari, Jetis dan Pasar Raya. Langkah ini ditempuh, untuk mencari solusi terbaik agar pasar tradisional tersebut bisa segera direvitalisasi.

Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kepala Kejari Salatiga mengenai solusi penyelesaian masalah investasi Pasar Rejosari. DPRD merasa perlu meminta pendapat hukum dari Kejari agar tidak salah melangkah dalam melaksanakan fungsi kontrol selaku lembaga legislatif.

"Kami perlu meminta LO (legal opinion) dari Kejari. Ini bagian dari upaya mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah dan membangun Pasar Rejosari," kata Dance.



(amm)