alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kapolda DIY Tuntut Anggotanya Netral di Pilkada 2020

Suharjono
Kapolda DIY Tuntut Anggotanya Netral di Pilkada 2020
Simulasi penanganan kerusuhan Pilkada digelar di Mapolres Gunungkidul, Rabu (12/2/2020). FOTO/SINDOnews/SUHARJONO

GUNUNGKIDUL - Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar melakukan kunjungan serta memimpin apel kesiapan Polres Gunungkidul menghadapi Pilkada yang akan digelar pada September 2020. Dalam kesempatan tersebut semua anggota kepolisian dituntut netral selama pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

"Jangan sampai ada anggota ikut terlibat dalam politik di Pilkada, seperti kampanye dan sebagainya. Harus netral," kata Asep Suhendar di halaman Mapolres Gunungkidul, Rabu (12/2/2020).

Dijelaskan, komitmen netralitas jajaran kepolisian perlu dipegang teguh. Hal ini penting untuk menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat. Kendati anggota kepolisian memiliki teman atau pun kerabat yang maju dalam kontestasi di Pilkada 2020, Asep Suhendar mengingatkan netralitas tetap diutamakan.



"Terutama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak pada 23 September nanti. Semua anggota harus netral meskipun ada teman atau kerabat yang maju di Pilkada," katanya.

Dilanjutkannya, Pilkada akan digelar di tiga kabupaten di DIY. Masing-masing Kabupaten Gunungkidul, Sleman, dan Bantul. Untuk itu, Kapolda mengingatkan polisi harus selalu siap dengan segala macam kemungkinan yang terjadi.

Dalam upacara tersebut anggota Polres Gunungkidul juga mempertontonkan kesiapannya menghadapi gangguan keamanan Pilkada. Dalam simulasi, para anggota terlihat sigap meredam potensi kerusuhan yang mungkin terjadi.

"Kita lihat tadi simulasinya, peralatan siap, cara kerjanya sudah sesuai ketentuan jika menghadapi kemungkinan terburuk, yaitu aksi memggeruduk Kantor KPU Gunungkidul oleh massa pendukung yang kalah pasca Pilkada," kata Kapolda.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan menyatakan, seluruh jajarannya siap mengamankan pelaksanaan Pilkada 2020.



(amm)