alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

JPW : Cegah Klitih dengan Tindakan Preventif

Priyo Setyawan
JPW : Cegah Klitih dengan Tindakan Preventif
Forum Komunikasi Ormas dan Relawan (FKOR) Yogyakarta mendukung Polda DIY mendukung pemberantas kejahatan jalanan di halaman Mapolda DIY, Senin (3/2/2020) sore. FOTO :SINDOnews/Priyo Setyawan

YOGYAKARTA - Kepala Divisi Humas Jogjakarta Police Watch (JPW), Baharudin Kamba menilai ada beberapa faktor mengapa kejahatan jalanan atau yang disebut klitih tetap terjadi di wilayah DIY. Padahal sudah ada tindakan tegas, seperti vonis hakim yang sudah cukup tinggi. Namun tetap saja tidak membuat pelaku klitih jera.

“Faktor-faktor mengapa klitih sulit diberantas sampai ke akar-akarnya, di antaranya adanya geng pelajar, miras dan tidak adanya tindakan preventif,” kata Baharudin, Rabu (5/2/2020).

Baharuridn menjelaskan klitih sulit diberantas sampai keakar-akarnya karena diduga begitu cukup banyak geng-geng pelajar di Yogyakarta dan maraknya peredaran miras. Kebanyakan pelaku klitih selain faktor lingkungan dan keluarga yang broken home juga terpengaruh miras.



“Tapi hal itu tidak dapat jadi alasan dan pembenar untuk melakukan klitih,” jelasnya.

Menurut Baharudin mata rantai klitih tetap ada setiap saat jika tidak ada tindakan preventif untuk mencegahnya. Salah satu caranya adalah ketegasan orangtua. Artinya, jika ada keluar malam dengan tanpa tujuan jelas, maka harus dicegah. Termasuk tindakan dari pihak sekolah berupa dikeluarkannya anak dari sekolah jika terbukti terlibat klitih.

“Untuk itu berharap Satgas Antiklitih jika nantinya dibentuk tidak ibarat layu sebelum berkembang tetapi benar-benar efektif. Termasuk anggaran Danais dapat digunakan untuk mencegah klitih dengan catatan penggunaan Danais benar-benar efektif dan transparan,” harapnya.

Kapolda DIY Irjen Pol. Asep Suhendar mengatakan untuk mencegah kejahatan jalanan, Polda DIY telah melakukan upaya preemtif dan preventif. Upaya preemtif, seperti penyuluhan bekerja sama dengan dinas pendidikan dan sekolah. Adapun upaya preventif dilakukan dengan melakukan razia di jalanan setiap malam.

Namun, tetap berharap masyarakat dapat melakukan pemantauan di lingkungan masing-masing mengenai keberadaan remaja yang berpotensi melakukan kejahatan jalanan.

“Penanganan kejahatan jalanan memang membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk warga Yogyakarta,” kata Asep saat menemui dukungan
forum komunikasi ormas dan relawan (FKOR) Yogyakarta berntas klitih di Mapolda DIY, Senin (3/2/2020).



(nun)