alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Fisik dan Penguasaan Bola Jadi Fokus PSS Hadapi Borneo FC

Abdul Malik Mubarok
Fisik dan Penguasaan Bola Jadi Fokus PSS Hadapi Borneo FC
PSS Sleman sore ini akan menghadapi Borneo FC di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2018/2019. FOTO/PSS SLEMAN

JAKARTA - PSS Sleman sore ini akan menghadapi Borneo FC di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia 2018/2019. Menjalani laga tandang di Stadion Segiri, Samarindo, Super Elang Jawa, julukan PSS, akan bermain lepas untuk membuka jalan melaju ke babak selanjutnya.

Menurut pelatih kepala PSS, Seto Nurdiantoro, ada dua hal yang dipersiapkan untuk menghadapi Borneo FC. Meningkatkan kekuatan fisik dan mengasah penguasaan bola. Dua hal ini menjadi catatan besar pemain PSS saat menjalani babak 32 besar melawan Barito Putra.

"Persiapan tim lebih kita tekankan pada fisik dan penguasaan bola. Kita belum masuk ke taktik dan strategi. Dua hal ini menjadi fokus kami karena di laga sebelumnya, kami hanya mampu menguasai bola 30% sedangkan Barito Putera 70%," katanya seperti dikutip dari situs resmi PSS, Jumat (15/2/2019).



Seto berharap anak asuhnya bermain maksimal tanpa beban dan menguasai banyak bola. (Baca juga: Undian 16 Besar Piala Indonesia 2018, PSIS Tantang Bhayangkara FC)

Sementara itu, pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lopez mengatakan saat ini timnya fokus pertajam fisik dan taktik. Menurut juru taktik berdarah Italia itu, skema yang akan diterapkan di pertandingan akan berjalan lancar. Jika para pemain berlatih dengan benar. Hal itu sudah dibuktikan saat mempermak PS Mojokerto Putra enam gol tanpa balas.

Fabio Lopez memastikan tak hanya fokus di lini serang. Barisan belakang pun akan menjadi perhatian serius. "Percuma kita mencetak banyak gol kalau pertahanan kita juga banyak dibobol. Intinya saya akan maksimalkan persiapan tim ini agar sangat siap untuk menghadapi dua pertandingan di 16 Besar nanti," katanya dikutip dari situs resmi PSSI.

Borneo FC tak merasa diuntungkan karena menjamu lawannya terlebih dahulu. Justru pelatihnya menyebut ini sebuah tantangan, karena leg kedua main di kandang lawan.

"Kalau ditanya apakah leg pertama main di Samarinda menguntungkan atau tidak, saya katakan tidak. Yang jelas kita harus bisa menang di Stadion Segiri karena ini kandang kita," ujarnya.



(AMM)