alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Amankan Imlek, Polrestabes Semarang Kerahkan Penembak Jitu

Ahmad Antoni
Amankan Imlek, Polrestabes Semarang Kerahkan Penembak Jitu
Sejumlah personel gabungan saat mengikuti gladi simulasi pengamanan di pelataran Kelenteng Sam Poo Kong Semarang, Jumat (24/1/2020). FOTO/SINDOnews/AHMAD ANTONI

SEMARANG - Polrestabes Semarang mengerahkan ratusan personelnya dalam menjaga tempat-tempat ibadah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemeluk Tri Dharma saat merayakan Tahun Baru Imlek 2571/2020.

Penjagaan dilakukan karena di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah ini terdapat sejumlah kelenteng yang memiliki umat cukup banyak. Satu di antaranya bahkan menjadi pusat wisata yakni Kelenteng Sam Poo Kong.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis menegaskan, pihaknya akan maksimal memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap kegiatan keagamaan menyambut perayaan Imlek, khususnya di lokasi yang menjadi pusat keramaian. Pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah sniper (penembak jitu) yang akan ditempatkan di beberapa lokasi ibadah dan wisata di Kota Semarang. Penempatan sniper karena jajarannya tak ingin kecolongan, meski tidak mengharapkan adanya gangguan keamanan selama perayaan Imlek di Kota Semarang.



"Untuk itu, kami ingin menyiapkan pengamanan yang benar-benar maksimal. Kita kerahkan lebih kurang ada 305 personel, terdiri dari TNI/Polri dan kita libatkan pamswakarsa terkait. Kemudian, kami dari Polri sudah menyiapkan beberapa titik untuk penembak-penembak jitu. Kami sangat berharap, besok (Sabtu, 25/1/2020) kegiatan di Sam Poo Kong bisa berjalan dengan aman dan tertib," kata Aulia di sela simulasi pengamanan di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang, Jumat (24/1/2020).

Kapolrestabes menyatakan, para personel yang bertugas melakukan pengamanan tak hanya berseragam TNI/Polri lengkap tetapi juga personel dengan pengamanan tertutup. "Kita siapkan semua personel untuk pengamanan di 28 kelenteng di Kota Semarang. Untuk di Sam Poo Kong memang lebih khusus, karena tak hanya untuk ibadah tapi juga sebagai tempat wisata yang ramai dikunjungi," katanya.



(amm)